Pulau Doom Olah Air Laut Jadi Air Minum

Penulis: Martinus Solo Pada: Senin, 17 Okt 2016, 14:45 WIB Nusantara
Pulau Doom Olah Air Laut Jadi Air Minum

ANTARA/OLHA MULALINDA

PULAU Doom yang dekat dengan Kota Sorong, Papua Barat, kini memiliki pengolahan air laut menjadi air minum. Teknologi pengolahan itu diharapkan dapat mengatasi kekurangan air minum di daerah itu yang selama ini dipasok dari Kota Sorong.

Air minum biasa diambil dari Kota Sorong dengan menggunakan perahu, karena tidak ada mata air di pulau Doom yang merupakan Ibu Kota Sorong semasa zaman Belanda. Pulau Doom yang hanya berpenduduk kurang lebih 100 jiwa mendapat bantuan dari Pemda Kota Sorong.

"Pulau Doom kini sudah memiliki sumber pengolahan air laut menjadi air minum, untuk mengatasi kekurangan air di pulau itu," ujar Walikota Sorong Lambert Jitmau kepada awak media saat peresmian dan penggunaan perdana pengolahan air tersebut di Pulau Doom, Distrik Kepulauan, Senin,(17/10).

Proses penyaringan air air payau atau air garam dikenal dengan istilah desalinasi termal atau reverse osmosis. Air laut dialirkan melalui membran untuk menyaring garam.

Marlius Radan, sebagai penanggungjawab UPTD Air Minum Sorong, mengatakan mesin yang digunakan untuk mengubah air laut menjadi air minum tersebut mampu menghasilkan air minum siap konsumsi sebanyak 9.000 liter per jam dan sudah teruji secara klinis dan siap minum.

Selain di Distrik kepulauan, alat pengolahan juga terdapat di Jl Viktori Km10 Sorong berupa pengolahan air payau menjadi air minum dengan kemampuan 12.000 liter per jam.

"Lewat pembangunan perubahan air laut dan payau menjadi air minum, diharapkan agar bisa digunakan warga dengan sebaik-baiknya untuk menambah PAD," tegas Lambert. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More