Temanggung Segera Punya Bandara

Penulis: (TS/WJ/HS/N-3) Pada: Kamis, 15 Sep 2016, 04:20 WIB Ekonomi
Temanggung Segera Punya Bandara

ANTARA FOTO/Lucky R

BANDARA perintis saat ini tengah dipersiapkan untuk dibangun di lahan kritis, wilayah Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Bandara itu diharapkan akan memudahkan akses transportasi dari Temanggung ke daerah lain.
Camat Kaloran, Supriyanto, mengatakan bandara perintis itu dibangun oleh investor swasta asal Temanggung bernama Andi Setiawan. Saat ini Andi berdomisili di Semarang.
“Kemarin proposalnya sudah ada di meja saya dan sudah dibahas dengan Pemda Temanggung. Pihak investor juga sudah melakukan pembebasan lahan,” ungkap Supriyanto, kemarin.
Sedianya, bandara perintis tersebut dibangun di lahan se­luas 4,1 hektare yang berada di Desa Kemiri dan Desa Kaloran. Proses pembangunan sudah memasuki tahap pera­taan la­han. Landasan pacunya berukuran 500 x 20 meter.
“Memang ukurannya kecil, jadi statusnya juga masih di bawah ukuran normal bandara perintis. Paling pesawat kecil yang mengangkut beberapa penumpang,” jelasnya.
Menurut Supriyanto, sebelumnya areal seluas 4,1 hektare tersebut merupakan lahan kritis. Supriyanto berharap agar pembangunan perintis tersebut segera teralisasi.
Pada bagian lain, Pemkab Wonogiri menyediakan anggaran Rp5 miliar untuk dipergunakan menarik air sumber Seropan di Kabupaten Gunung­kidul. Air tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh sejumlah desa di Kecamatan Pracimantoro yang dilanda krisis air bersih.
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk proyek pengadaan air bersih dari sumber Seropan.
“Dana Rp5 miliar itu merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Semoga warga kami di sejumlah desa wilayah Pracimantoro bisa terbebas dari masalah krisis air,” harapnya.
Masih terkait pembangunan infrastruktur, di Sidoarjo, Jawa Timur, pemerintah kabupaten setempat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga mempelopori pembangunan jalan dengan menggunakan beton pracetak.
Jalan-jalan yang semula memakai aspal kini menjadi beton pracetak. Jalan pertama yang diperbaiki menggunakan beton pracetak ialah jalan peng­hubung Kabupaten Sidoarjo dengan Mojokerto, tepatnya di Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo. (TS/WJ/HS/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More