Martha Tilaar Dianugerahi Bintang Budaya Parama Dharma

Penulis: Pol/S-1 Pada: Sabtu, 20 Agu 2016, 05:01 WIB Humaniora
Martha Tilaar Dianugerahi Bintang Budaya Parama Dharma

MI/Panca Syurkani

PENGUSAHA kosmetik dan jamu nasional Martha Tilaar dianugerahkan tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8).

Penghargaan itu merupakan buah dari pengabdiannya melestarikan kearifan lokal, yakni herbal dan jamu.

Seusai acara, Martha Tilaar mengaku bangga dengan tanda kehormatan yang diterimanya. Ini adalah tanda kehormatan kedua.

Pada 1993, ia dianugerahi Satya Lencana Pembangunan.

"Jangan kita anggap sepele kearifan budaya kita. Dulu kita dianggap kampungan dan tidak scientific," ujar perempuan kelahiran Kebumen, Jateng, 78 tahun lalu itu.

Kekayaan alam yang melimpah dan lingkungan tropik di Indonesia, kata dia, menjadi keuntungan untuk membudidayakan jamu dan herbal.

Penghargaan ini, kata Martha Tilaar, semakin memecutnya untuk terus mengembangkan kearifan lokal di masyarakat.

"Kita harus research and development. Itu penting sekali. Karena itu, riset kita memang kuat dan minggu lalu juga di Solo (Hari Kebangkitan Teknologi Nasional), kita dapat penghargaan dari Menristek. Kita harus pertahankan, terus berkembang, lebih baik lagi, jangan puas. Jangan anggap kita paling top," tandas pendiri perusahaan kosmetik Martha Tilaar itu.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More