Malaysia Klaim Dua Sungai di Kalimantan Utara

Penulis: Al Abrar Pada: Rabu, 20 Jul 2016, 12:30 WIB Politik dan Hukum
Malaysia Klaim Dua Sungai di Kalimantan Utara

Dok. MI

MALAYSIA kembali berulah dengan mengklaim wilayah Indonesia. Kali ini dua sungai di perbatasan Provinsi Kalimantan Utara, Sungai Sumantipal dan Sungai Sinapad diklaim menjadi milik mereka.

"Tidak hanya mengklaim sungai milik Indonesia, Malaysia juga membangun bangunan di sungai tersebut," kata anggota Komisi II DPR Hetifah Sjaifudian, Selasa (19/7).

Selain menyinggung sungai yang diklaim milik Malaysia, Hetifah juga menyampaikan adanya 28 Desa di Nunukan yang diklaim milik Malaysia.

"Saat ini akan ada pemekaran daerah baru di Kaltara, yaitu Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan. Nantinya akan ada enam Kecamatan. Tapi iroisnya 28 desa di Kecamatan tersebut diklaim milik Malaysia", ujar Hetifah.

Oleh karena itu, politikus Golkar ini menantang Mendagri Tjahjo Kumolo untuk berkunjung ke daerah perbatasan di Kaltara.

"Saya tantang Pak Menteri atau staf bapak untuk melihat langsung kondisi di perbatasan sana," tegas Hetifah.

Dia juga menyampaikan kondisi masyarakat di daerah Krayan, Kaltara yang serba terbatas dalam hal kebutuhan pokok. Menurutnya, warga di sana, saat ini, sangat bergantung pada kebutuhan bahan pokok kepada Malaysia.

"Kondisi ini dapat menurunkan rasa nasionalisme warga di perbatasan," sambung politisi Partai Golkar tersebut.

Menurut Hetifah, masalah-masalah di wilayah perbatasan seakan menjadi masalah klasik yang tidak kunjung diselesaikan oleh pemerintah.

"Saya sudah berkali-kali berkunjung ke sana (daerah perbatasan), bahkan anggota Komisi II sudah melakukan kunjungan kerja di sana, tapi masalahnya tetap saja sama. Dari dulu sudah saya sampaikan di sana sangat minim sekolah, bahkan anak-anak yang berangkat sekolah harus menyeberangi sungai," kata Hetifah yang juga dari Dapil Kaltara itu.

Selain menyampaikan kondisi yang memprihatinkan di wilayah perbatasan, Hetifah juga menuntut segera diangkat status Kabupaten Sebatik untuk ditetapkan menjadi Kota.

Komisi II telah sudah menyetujui anggaran Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) sebesar Rp186.348.626.000. Nanti akan dibawa dalam rapat di Badan Anggaran DPR RI. Selain itu BNPP mengusulkan sebesar Rp37.000.000.000. (MTVN/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More