Wine Asli Bali Dapat Respon Positif di Paris

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Selasa, 28 Jun 2016, 10:52 WIB Humaniora
Wine Asli Bali Dapat Respon Positif di Paris

Dok Sababay Winery

MOSCATO d’Bali dari Sababay Winery terpilih disajikan di Wine Explorers' Grand Annual Tasting 2016, yang dilaksanakan di teras kaki Arc De Triomphe, Paris pada 13 Juni lalu.

Wine Sababay disejajarkan dengan wine dari berbagai belahan dunia lainnya seperti Inggris, Brasil, Belgia, Swedia dan Slovakia.

Grand annual tasting ini dihadiri berbagai pihak berpengaruh di industri wine seperti wine expert, sommelier, media, dan produsen-produsen wine dari penjuru dunia.

Menurut Jean-Baptise Ancelot, salah satu pendiri Wine Explorer, acara grand tasting bertujuan untuk memperkenalkan kepada para pakar wine berbagai penemuan wine terbaik dan paling menarik selama perjalanan proyek wine explorer.

Peserta grand tasting adalah para tokoh kunci lintas industri di bisnis wine, mencakup sommeliers, chefs, winemakers, wartawan, penulis, buyers serta sejumlah pecinta wine. Tahun ini, sekitar 120 orang bergabung dalam Grand Annual Tasting ini.

“Tujuan kami mengundang berbagai pihak adalah karena menurut kami masing-masing memiliki selera sendiri, sehingga penting bagi kami untuk berbagi opini atau komentar dari berbagai sudut pandang yang berbeda," ungkap Ancelot.

Ia menambakan bahwa Moscato d’Bali dari Sababay Winery merupakan salah satu wine yang mendapat respon positif dari peserta grand tasting.

“Moscato d’Bali merupakan wine sparkling yang menyenangkan, dengan rasa fruity serta aroma bunga putih yang segar dan nyaman dinikmati. Wine ini sangat cocok dengan iklim Indonesia yang panas dan lembab, dan tentu saja dengan makanan Indonesia. Kami menerima banyak komentar positif dari tamu yang sangat menikmati sparkling wine yang eksotis dan lembut ini!” ungkap Ancelot.

Sebelumnya, Sababay berhasil meraih penghargaan internasional di ajang The AWC Vienna International Wine Challenge 2015. Dalam kompetisi bergengsi itu, dua produk Sababay yaitu White Velvet dan Moscato d'Bali meraih medali perak sementara Sababay Reserve Red mendapatkan Seal of Approval.

The AWC Vienna adalah kompetisi wine terbesar yang diakui secara resmi di dunia dengan jumlah peserta sebesar 1.800 produsen dari 40 negara. AWC termasuk kompetisi wine yang paling ketat, di mana seorang juri internasional yang dipilih dari level tertinggi bertugas menilai wine dalam kabin-kabin terpisah dengan menggunakan prosedur blind tasting absolut.

Sababay Moscato d'Bali telah memenangkan penghargaan perak dari Singapore Wine & Spirits Awards 2014, sebuah kompetisi terkemuka di Asia yang diikuti produsen wine dari seluruh penjuru dunia diuji serta dicicipi dengan sistem blind tasting.

Sababay kembali meraih menyabet tiga medali di ajang CWSA 2015 (Cina Wine & Spirits Awards). Selain Cina, Japan Wine Challange 2015 juga menganugerahi Seal of Approval untuk Ludisia serta Moscato d'bali. Selanjutnya, Sababay White Velvet juga meraih medali perunggu di Korean Wine Challenge baru-baru ini (KWC).

“Hal ini mematahkan persepsi bahwa Indonesia tidak dapat memproduksi wine berkualitas. Penghargaan-penghargaan ini juga menempatkan Indonesia di peta penghasil wine berkualitas dunia”, ungkap Manpalagupta Sitorus, Marketing Director Sababay Winery.

Pada kenyataannya, tanaman anggur dapat tumbuh dengan baik di Indonesia dengan iklim yang cenderung kering dengan suhu udara malam hari yang cukup dingin.

“Dengan pemilihan lokasi serta varietas anggur yang tepat, budidaya anggur di Indonesia dapat memberikan hasil yang sangat memuaskan bagi petani anggur dan produsen wine local”, ungkap Gupta.

Sababay mendapatkan suplai anggur untuk produksi wine dari petani lokal di Buleleng, Bali. Dengan menggagas konsep corporate farming, Sababay melakuan kemitraan dengan petani untuk penjualan anggur secara eksklusif dengan harga yang wajar.

Sistem ini menciptakan siklus produksi dan panen yang berkelanjutan dan mutu hasil panen yang stabil. Kolaborasi dari sistem kendali suhu yang canggih serta teknik irigasi lahan yang baik dan seleksi rootstock yang lebih seksama memungkinkan Sababay Winery untuk mengubah anggur menjadi ‘berlian dalam botol’ – sebuah cakrawala baru dalam dunia industri wine nasional. (RO/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More