Raih Penghargaan Tokoh Inovatif, Menpar Terus Berinovasi

Penulis: Administrator Pada: Jumat, 27 Mei 2016, 23:25 WIB Hiburan
Raih Penghargaan Tokoh Inovatif, Menpar Terus Berinovasi

MI/Panca Syurkani

PENGHARGAAN sebagai Menteri Paling Inovatif 2016 kepada Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya oleh salah satu stasiun televisi bukan anugerah pertama yang diberikan dari media.

Sebelumnya, ia juga didaulat menerima tanda prestasi dari beberapa portal berita sebagai Tokoh Demokrasi 2016 plus Majalah BUMN Track sebagai tokoh Inspiratif BUMN 2016 karena kebijakan dan langkah strategisnya menginspirasi orang lain dan pelaku bisnis pariwisata.

"Ujung dari inovasi adalah pertumbuhan jumlah wisatawan yang berkelanjutan. Pariwisata menjadi penyumbang devisa paling besar, dan menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat. Suasana itu tidak biasa diciptakan dengan cara yang biasa. Untuk mendapatkan hasil yang luar biasa, harus menggunakan cara yang tidak biasa! Itu lah inovasi," jelas Arief.

Menurut Menpar, inovasi terbaru di pemasaran, dengan Digital Marketplace, sebuah platform untuk membuka pasar lebih lebar, lebih luas, lebih terbuka melalui digital. "Pasar itu dibuatkan, dan kumpul di situ, sehingga semua paket, apa saja ke berbagai destinasi pariwisata Indonesia, tersedia dengan baik. Juli 2016 sudah mulai diuji coba dan Agustus 2016 mulai running," imbuh Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (27/5).

Selain Menpar, ada tujuh pemberian apresiasi kepada tokoh-tokoh di pemerintahan dan universitas, antara lain apresiasi untuk tokoh yang aktif memerangi kekerasan anak, kementerian layanan khusus publik, menteri paling inovatif, menteri inisiator teknologi, bupati yang berpihak pada ekonomi kerakyatan, wali kota yang mendorong peningkatan infrastruktur dalam rangka kesejahteraan daerah dan universitas berprestasi berbasis teknologi informasi. (RO/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More