Wamenlu akan Buka Pertemuan Nasional Relawan Komunitas Peduli ASEAN

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Jumat, 29 Apr 2016, 10:51 WIB Politik dan Hukum
Wamenlu akan Buka Pertemuan Nasional Relawan Komunitas Peduli ASEAN

Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir -- ANTARAFOTO/Fanny Octavianus

WAKIL Menteri Luar Negeri RI AM Fachir akan membuka pertemuan nasional relawan komunitas peduli ASEAN, Sabtu (30/4) pukul 08.00 WIB, di Ruang Nusantara, Lantai 2 Kementerian Luar Negeri RI, Jl Taman Pejambon 6, Jakarta Pusat.

Fachir mengatakan Kemenlu RI mendukung inisiatif pertemuan nasional yang digagas Relawan Komunitas Peduli ASEAN ini.

“Sebagai kawasan terdekat, Asia Tenggara merupakan prioritas politik luar negeri Indonesia. Dengan keberadaan kalangan muda dari berbagai daerah menandakan ASEAN penting bagi kita semua," kata Fachir, Jumat (29/4).

Hariqo Wibawa Satria, Koordinator Relawan Komunitas Peduli ASEAN menjelaskan kegiatan itu bertujuan meningkatkan gotong royong generasi muda agar Indonesia juara ASEAN.

“Tanpa peningkatan gotong royong, Indonesia akan terus minta tolong kepada bangsa lain. Kita harus bersatu di darat, udara dan laut dalam isu-isu terkait kepentingan nasional," jelas Hariqo.

Hariqo menambahkan, "Kita akan berusaha menjadikan tagar #IndonesiaJuaraASEAN trending di media sosial. Memang tidak mudah, karena kita belum banyak. Namun, dengan dukungan semua anak muda Indonesia, kita yakin bisa."

"Ke depan, kita akan rutin menjadikan tagar #IndonesiaJuaraASEAN trending di medsos, utamanya pada Sabtu, minggu kedua dan keempat setiap bulannya."

“Tagar #IndonesiaJuaraASEAN mengingatkan bahwa kita bisa, Kita mengajak semua generasi muda berpartisipasi. Pasar bebas ASEAN adalah kompetisi bukan semata integrasi”, jelas alumnus Pascasarjana Jurusan Diplomasi Internasional Unv Paramadina itu.

Sementara itu Subhan Husaen Albari, Ketua Panitia kegiatan ini menjelaskan, pertemuan ini akan berlangsung antara pukul 07.00 dan 16.00 WIB. Relawan akan menggunakan kaos bertuliskan nama daerah, kuliner, tujuan wisata yang ada di Indonesia.

Komunitas Peduli ASEAN (KAPAS) berdiri pada 22 Januari 2010. Sejak 2012 lewat medsos, KAPAS mengusung moto “Setiap Kita Adalah Diplomat”,

KAPAS aktif dalam diskusi di berbagai kampus di Indonesia. Terakhir pada Minggu (24/04), relawan KAPAS dan Komunikonten melakukan proklamasi penggunaan media sosial untuk kepentingan nasional di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta.

Sebelumnya KAPAS juga mengampanyekan penggunaan kaos dan medsos untuk promosi kuliner, pariwisata, budaya dan produk-produk lokal Indonesia di Car Free Day, Jakarta. Kegiatan ini selalu mendapat dukungan dari warga. (RO/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More