Sayangi Bumi secara Daring

Penulis: ERA KHAERANI Pada: Sabtu, 19 Mar 2016, 05:40 WIB Teknologi
Sayangi Bumi secara Daring

DOK. THE GREEN GIUDE

JIKA Anda mencintai bumi, tidak berarti sepenuhnya meninggalkan teknologi komputer atau ponsel pintar. Nyatanya, teknologi betul-betul ibarat senjata yang bergantung pada pemiliknya. Di tangan seorang pecinta lingkungan, teknologi bisa dimanfaatkan untuk menjadikan bumi lebih baik. Dalam rangka Earth Hour yang perayaannya jatuh hari ini, Media Indonesia membahas beberapa situs dan aplikasi ramah lingkungan yang bisa membantu Anda untuk menyayangi lingkungan dengan lebih baik. (M-5)


1. SERING kali, cara untuk menjaga lingkungan sebenarnya menyangkut kegiatan yang amat sepele. Apa Anda sering membiarkan komputer menyala berjam-jam tanpa terpakai? Komputer yang menyala sia-sia itu membuang energi, langkah sederhana yang diperlukan tentu mematikannya. Nyatanya masih banyak yang terlalu malas mematikan komputernya. Alasannya karena mematikan komputer kerap memakan waktu lama, menunggu semua program mati terlebih dahulu. Nah jika itu yang membuat malas mematikan komputer, gunakannya aplikasi Auto Shutdown yang memungkinkan Anda menjadwalkan waktu untuk mematikan komputer. Pengaturannya bisa disesuaikan dengan mudah, bisa mematikan dalam hitungan menit, jam, bahkan beberapa hari ke depan ataupun tanggal tertentu. Program dari Media Freeware tersebut gratis, diinstal dan uninstall dengan mudah.

2. SEMUA mimpi besar berawal dari langkah kecil. Demikian pula penyelamatan lingkungan, berawal dari sederhana menjaga kesehatan di rumah kita sendiri. Air Cleaning Plants merupakan salah satu aplikasi yang bisa membantu Anda mewujudkan rumah sehat secara mudah. Aplikasi yang tersedia di Play Store ini sesuai namanya, berisi daftar tanaman-tanaman yang berkhasiat membersihkan udara. Pengguna bisa mendapat petunjuk soal ketinggian tanaman, temperatur yang dibutuhkan, pengairannya, juga penempatannya yang paling ideal. Sebagai catatan, tidak semua jenis tanaman sesuai untuk ditaruh dalam kamar dan lebih sesuai di kamar mandi, ruang tamu, atau ruang kerja, aplikasi ini berisi informasi tersebut. Ada juga penjelasan soal kadar racun tanaman tersebut karena sekalipun ampuh membersihkan udara, beberapa tanamanan masuk kategori sangat beracun dan tidak boleh dikonsumsi. Siap memproduksi oksigen tambahan dan menyaring racun dalam udara di rumah? Gaya hidup hijau dimulai dari menghirup udara yang bersih.

3. TANPA pengetahuan dan kesadaran, takkan ada aksi. Begitu pula dengan menjaga lingkungan, diperlukan pengetahuan dan kesadaran untuk itu. Ada banyak situs ramah lingkungan yang tak hanya informatif tetapi juga aplikatif untuk kehidupan sehari-hari, salah satunya Hijauku.com. Situs yang beroperasi sejak Maret 2011 itu konsisten memberikan inspirasi hijau dan solusi ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Portal Hijauku.com terpilih menjadi salah satu finalis di Indonesia ICT Award 2012 (Inaicta 2012) dalam kategori creative and innovative new media lantaran mewartakan kearifan dunia menuju terciptanya gaya hidup yang ramah lingkungandan sistem ekonomi yang berkelanjutan. Menariknya, situs itu juga mengembangkan aplikasi Kalkulator Hijauku yang memungkinkan pengguna menghitung jumlah emisi karbon dalam penggunaan keperluan rumah tangga.

4. BERBEDA dengan situs pencarian hotel lain yang hanya menawarkan harga terendah atau penawaran lain, Book Different membantu memilih hotel berdasarkan tingkat keramahan lingkungan. Ada dua indikator untuk menyatakan hotel hijau, carbon-footprint dan sertifikasi ramah lingkungan. Carbon-footprint setiap hotel menghitung jumlah emisi karbon tiap pengunjung menginap semalam. Logonya kaki berwarna hijau. Sementara itu, untuk sertifi kasi eco, lambangnya daun berwarna hijau.

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More