Aplikasi Aduan Qlue Sudah Menyebar Hingga Ke Bekasi

Penulis: Putri Anisa Yuliani Pada: Kamis, 03 Mar 2016, 19:19 WIB Megapolitan
Aplikasi Aduan Qlue Sudah Menyebar Hingga Ke Bekasi

Ilustrasi---youtube.com

WARGA Kota Bekasi kini mulai bisa mengadukan segala persoalan perkotaan yang dihadapi kepada pemerintah melalui telepon selular.

Sebab, hari ini secara resmi aplikasi sosial media Qlue telah bisa diunduh dan digunakan oleh warga Kota Bekasi serta dapat direspon oleh aparat Pemerintah Kota Bekasi.

Sebelumnya, aplikasi sosial media khusus untuk pengaduan warga ini dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Aplikasinya sama kok. Tidak ada bedanya dan digunakan baik oleh warga dan pemerintahnya," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Smart City DKI Jakarta, Setiaji ketika dihubungi Media Indonesia, Kamis (3/3).

Namun, berbeda dengan DKI yang memiliki aplikasi Cepat Respon Opini Publik atau CROP yang dikhususkan digunakan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk bisa menerima dan merespon aduan, tidak ada aplikasi khusus bagi aparat Pemkot Bekasi.

"Memang sementara ini tidak ada. Jadi dari pemkotnya menggunakan aplikasi yang sama dan harus mengecek aduan secara berkala," terang Setiaji.

Saat ini setelah Kota Bekasi, Setiaji mengungkapkan pihaknya masih dalam tahap pendekatan dengan Pemerintah Kota Depok untuk turut menyebarkan Qlue.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pun menyambut positif perluasan aplikasi Qlue hingga ke Bekasi ini. Menurutnya, Qlue bahkan harus bisa diperluas hingga bisa digunakan di seluruh Indonesia.

"Bagus. Kita memang mau ini diperluas. Supaya warga bisa mengadu apa yang jadi masalahnya dan pemerintah tahu apa yang menjadi masalah warganya. Penyelesaiannya pun jadi lebih tepat sasaran," kata Ahok. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More