Sampah Kabel Sumbat Saluran Air, Polda akan Periksa Kontraktor

Penulis: Anshar Dwi Wibowo Pada: Rabu, 02 Mar 2016, 14:42 WIB Megapolitan
Sampah Kabel Sumbat Saluran Air, Polda akan Periksa Kontraktor

ANTARA/Saptono

POLDA Metro Jaya mendalami temuan sampah kabel bekas yang menjadi salah satu penyebab terganggunya saluran air di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Pun, contoh kabel bekas yang ditemukan juga diteliti oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Informasi sementara ada yang mengatakan itu barang lama. Pada 2014 ada yang melakukan pembangunan, kemungkinan kelupasan kulitnya ini enggak terangkat," ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian usai acara pemancangan tiang pertama gedung parkir Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu (2/3).

Meski begitu, Tito mengatakan polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah kabel yang digunakan merupakan barang lama atau barang baru.

"Sampelnya sudah diambil PLN, nanti kita bandingkan apakah ini barang lama. Ini kan ada mereknya. Tiap tahun ini kan kabel itu beda jenisnya. Kita bisa tahu kabel itu tahun berapa," ucapnya.

Oleh karenanya, Tito menuturkan Polda Metro akan memeriksa sampai ke kontraktor pembangunan. Apakah ada unsur kelalaian sehingga sampah bekas kabel tersebut menumpuk di saluran air. Pun, ia belum bisa menyimpulkan apakah terjadi sabotase pada kasus tersebut.

"Kita akan cek ke situ juga (kontraktor). Kalau barang lama, kenapa enggak diangkat, nanti kita lihat unsur pidananya apa," tuturnya.

Di tempat yang sama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuturkan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus penemuan sampah kabel bekas kepada polisi. Pun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak membuat tim khusus untuk menyelidiki temuan tersebut.

"Kita enggak bisa menduga, kita serahkan ke Polda untuk menyimpulkan," katanya.

Seperti diberitakan, pekan lalu Satuan Tugas Dinas Tata Air Pemprov DKI Jakarta mengambil sampah bungkus kabel dari saluran air hingga terkumpul sebanyak empat truk. Sementara pada pekan ini, sampah kabel yang terkumpul sebanyak delapan truk. Dengan begitu, total sampah kabel yang sudah diangkat sebanyak 12 truk.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More