Wali Kota Bantah Penertiban Permukiman Kolong Tol Mendadak

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Rabu, 02 Mar 2016, 13:44 WIB Megapolitan
Wali Kota Bantah Penertiban Permukiman Kolong Tol Mendadak

Pemukiman liar di kolong tol -- MI/Atet Dwi Pramadia

WALI Kota Jakarta Utara Rustam Effendi menampik pembongkaran pemukiman liar di kolong tol di Kepanduan 1, Pejagalan, mendadak. Rustam mengklaim sudah sering memberi peringatan buat warga agar mengosongkan kolong tol.

"Tidak mendadak, warga juga sudah tahu kalau mereka melanggar. Di kolong tol tidak boleh ada pemukiman," ungkap Rustam di Kepanduan 1, Pejagalan, Jakarta Utara, Rabu (1/3).

Rustam juga mengatakan mekanisme penertiban memang berbeda dengan Kalijodo. Sebab, lingkungan di kolong tol tidak jelas.

"Protapnya juga beda. Ini kan bukan wilayah yang jelas. Kalau Kalijodo kan memang ada RT RW-nya," beber Rustam.

Sebelumnya, warga Kepanduan 1 merasa pemberitahuan pembongkaran sangat mendadak. Warga pun mengaku tidak pernah diajak diskusi jauh-jauh hari.

Senin (29/2) sore, keluar surat edaran berisi seruan bagi warga di Kepanduan 1 buat mengosonglan rumah. Warga mengaku dapat surat itu sekitar pukul 17.00 WIB.

Surat yang ditandatangai Camat Penjaringan Abdul Khalit itu meminta warga membongkar sendiri bangunan milik mereka. Jika dalam waktu 1x24 jam tidak dibongkar, bangunan akan ditertibkan oleh tim terpadu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (MTVN/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More