CCTV di Jakarta Terbatas, Pelaku Sabotase Kabel tidak Terekam

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Rabu, 02 Mar 2016, 09:44 WIB Megapolitan
CCTV di Jakarta Terbatas, Pelaku Sabotase Kabel tidak Terekam

MI/ARYA MANGGALA

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat memarahi Dinas Komunikasi dan Informasi DKI. Pasalnya, kamera pengintai tidak merekam tindakan dugaan sabotase yang memasukkan kulit kabel di saluran air di Jalan Medan Merdeka Barat dan Selatan.

Kepala Diskominfo DKI Ii Kurnia pun mengakui hal tersebut. Dia mengakui Diskominfo terkendala keterbatasan kamera pengintai.

"CCTV itu masih terbatas di kawasan sana. Rencananya memang mau ada penambahan dari teman-teman provider," kata Ii saat dihubungi, Selasa (1/3).

Ii menjelaskan sedikit terkait penemuan kabel sebanyak delapan truk tersebut. Dia menduga kabel tersebut merupakan kabel lama. Sebab, jika itu kabel baru pasti ada penyedia yang mencari kabel tersebut.

"Tapi belum ada yang teriak-teriak nih. Makanya kita juga lagi lihat, jangan-jangan itu kabel lama, dibongkar dan kulitnya ditaruh di situ," ungkap dia.

Ii pun mengakui pihaknya belum mampu melacak. Sebab, jumlah kamera pengintai diakuinya masih terbatas. Pihaknya pun segera melakukan pengusulan agar CCTV baru diletakkan di daerah tersebut.

"Masalah utamanya keterbatasan CCTV. Kita dorong nanti pengadaannya," ucap dia.

Kendati mengaku keterbatasan, Ii juga melemparkan tanggung jawab kabel sabotase tersebut kepada Dinas PU Bina Marga. Menurutnya, setidaknya PU Bina Marga mampu menjelaskan hal tersebut.

"Kewenangannya secara utilitas ada di PU Bina Marga. Karena ini kan masuk ke dalam galian," ungkap dia. (MTVN/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More