Berolahraga di Musim Hujan

Penulis: Administrator Pada: Minggu, 28 Feb 2016, 00:15 WIB Weekend
Berolahraga di Musim Hujan

THINKSTOCK

BAGAIMANAKAH jika hari demi hari terus diwarnai gerimis padahal Anda ingin berolahraga di luar?

Kegalauan itu mungkin belakangan sering Anda alami seiring dengan musim hujan yang masih berlangsung.

Jika tujuan Anda ialah lebih membakar energi, lari di bawah hujan atau di cuaca dingin cocok dilakukan.

Hal itu seperti yang disimpulkan dari penelitian tim dari Jepang yang dipublikasikan di International Journal of Sports Medicine.

Seperti dipublikasikan di situs US National Library of Medicine National Institutes of Health, penelitian itu dilakukan dengan subjek penelitian yang terdiri atas tujuh pria sehat.

Mereka diminta berlari dalam kondisi udara dingin dan mirip hujan selama 30 menit.

Hasilnya energi yang mereka bakar lebih tinggi daripada kondisi normal.

Namun, tentu saja pilihan itu bisa Anda tiru jika kondisi tubuh fit benar.

Selain itu, ada persiapan yang harus Anda lakukan agar aktivitas olahraga ini tetap aman dan nyaman, berikut beberapa kiat persiapan.

- Gunakan baju yang berwarna cerah atau perlengkapan yang memiliki efek memantulkan cahaya.

Baju model itu penting dikenakan agar Anda tetap terlihat dengan jelas oleh orang lain meski kondisi sekitar mungkin mengurangi jarak pandang.

- Sebaiknya gunakan baju ataupun celana panjang.

Itu dilakukan tidak hanya untuk menghindari kebasahan langsung, tetapi juga untuk menghindari risiko kulit lecet atau terluka saat jatuh.

Luka dapat menjadi makin buruk jika terus terkena air.

- Jika angin bertiup kencang, gunakan jaket dengan bahan jenis wind breaker.

- Bungkus gawai ataupun perlengkapan elektronik lainnya dengan kemasan tahan air.

- Jangan lakukan sprint karena kondisi jalan yang licin akan mudah membuat Anda terpeleset. (Ncbi.nlm.nih.gov/Womenshealthmag.com/Big/M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More