Teror Bom yang Pernah Terjadi di Jakarta

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 14 Jan 2016, 11:46 WIB Megapolitan
Teror Bom yang Pernah Terjadi di Jakarta

TWITTER@TMCPoldaMetro

HARI ini, Kamis (14/1), terjadi sejumlah ledakan di Jl Thamrin, kawasan Sarinah, Jakarta. Sebelum peristiwa ledakan itu, sejumlah ledakan sempat meneror warga Jakarta. Berikut adalah sejumlah teror bom yang pernah melanda Jakarta.

13 September 2000
Bom meledak di tempat parkir P2 gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sebanyak 10 orang tewas sementara 90 orang lainya luka-luka dan 104 mobil rusak berat.

24 Desember 2000
Pada malam natal bom meledak di Jakarta dan beberapa kota di Indonesia, sebanyak 16 orang tewas.

22 Juli 2001
Bom meledak di Gereja Santa Anna dan HKBP kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Lima orang tewas.

23 September 2001
Bom meledak di Plaza Atrium, Senen, Jakarta, enam orang cidera.

03 Februari 2003
Bom Rakitan meledak di lobi Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Jakarta. Tidak ada korban.

27 April 2003
Bom meledak di area publik di terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta mencederai dua orang.

05 Agustus 2003
Bom menghancurkan sebagian Hotel JW Marriott sebanyak 11 orang meninggal dan 152 orang lainnya mengalami luka-luka.

09 September 2004
Bom mobil menghancurkan sebagian kantor Kedubes Australia, Jakarta, sebanyak 5 orang tewas dan ratusan mengalami luka-luka.

17 Juli 2009
Dua ledakan mengguncang Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton,Jakarta. Ledakan menewaskan 9 orang dan melukai lebih dari 50 orang.

Sumber: Tim RIset MI/L-1

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More