KPU: Quick Count Bisa Dipertanggungjawabkan

Penulis: Irvan Sihombing Pada: Rabu, 17 Apr 2019, 21:14 WIB Politik dan Hukum
KPU: Quick Count Bisa Dipertanggungjawabkan

MEDIA INDONESIA/SUSANTO
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan hasil quick qount sejumlah lembaga survei terakreditasi sangat bisa dipertanggungjawabkan. Jangan ada pihak yang berupaya mendelegitimasi lembaga survei yang sudah mengeluarkan hasil quick qount Pemilihan Presiden 2019.

"Yang saat ini beredar ialah hasil-hasil quick qount. Mereka adalah lembaga-lembaga yang sudah mendapat akreditasi dari KPU. Hasilnya bisa dipertanggungjawabkan," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Hotel Ritz-Calton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4) malam.

Baca juga: Unggul Dua Digit, CSIS: Jokowi Dapat Mandat Lebih Besar dari 2014

Pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Amin menang berdasarkan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei yang terakreditasi KPU. Namun, pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi justru mengklaim menang berdasarkan hasil quick count internal milik mereka.

"Hasil exit poll kita di 5 ribu TPS kita menang. Dan hasil quick count kita menang 52,2%," ujar Prabowo di depan kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tadi sore.

Menanggapi klaim sepihak tersebut, KPU meminta masyarakat mengikuti perkembangan tentang hasil-hasil pemilu dengan dewasa dan tenang.

"Terkait dengan hasilnya, tentu, agar tidak menimbulkan kebingungan masyarakat silakan menunggu hasil resmi yang dikeluarkan KPU setelah rekapitulasi nasional selesai," tandas Pramono.

Hingga pukul 18.50 WIB, quick count Charta Politika menunjukkan Jokowi-Amin menang 54,42% dan Prabowo-Sandiaga 45,58%. Data yang masuk sebesar 92,5%. Selain Charta Politika, sejumlah lembaga survei juga menunjukkan kemenangan untuk pasangan calon nomor urut 01. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More