Jokowi-Amin kian tidak Terbendung

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Selasa, 26 Mar 2019, 07:35 WIB Politik dan Hukum
Jokowi-Amin kian tidak Terbendung

Tim MI/L-1
Hasil Survei Pilpres 2019

PELUANG Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk memenangi Pilpres 2019 terbuka lebar. Ketika pilpres tinggal 23 hari menuju hari pemungutan suara pada 17 April mendatang, elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu tetap unggul jauh ketimbang rival mereka, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasil survei terbaru tiga lembaga survei yang diumumkan kemarin memperlihatkan Jokowi-Amin tak terbendung. Menurut Charta Politika, misalnya, tingkat keterpilihan mereka unggul 18,2% jika dibandingkan dengan Prabowo-Sandi.

"Hasil survei Charta Politika menunjukkan, apabila pe-milu dilakukan hari ini, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin 53,6%, Prabowo-Sandi 35,4%, dan yang belum menentukan pilihan 11%," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

Dia menambahkan, tren elektabilitas Jokowi-Amin sedikit meningkat ketimbang survei terakhir pada Oktober dan Desember 2018 sebesar 53,2%. Adapun elektabilitas Prabowo-Sandi stagnan jika dibandingkan dengan survei terakhir.

Menurut Yunarto, Jokowi-Amin unggul di semua wilayah Indonesia, kecuali Sumatra. Di kawasan itu, elektabilitas keduanya 43,3%, sedangkan Prabowo-Sandi 48,3%.

Yunarto menerangkan bahwa survei pada 1-9 Maret yang melibatkan 2.000 responden dengan margin of error 2,19% itu juga melihat ekstrapolasi atau prediksi hasil akhir dengan tidak menyertakan suara pemilih yang belum menentukan pilihan. Hasilnya, Jokowi-Amin meraih 60,2% dan Prabowo-Sandi 39,8%.

Hasil yang tak jauh beda ditunjukkan survei Vox Populi Research Center dengan keunggulan 20,5% untuk Jokowi-Amin. Survei dilakukan pada 5-15 Maret 2019 dengan 1.200 responden dan margin of error 2,9%.

Satu lagi survei yang hasilnya senada dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI) pada 3-8 Maret terhadap 1.220 responden. Menurut Direktur Eksekutif JSI Fajar S Tamin, elektabilitas Jokowi-Amin mencapai 55,6% berbanding 26,1% untuk Prabowo-Sandi. "Sedangkan responden yang tidak menjawab atau rahasia 10,6%, dan responden tidak tahu atau belum menentukan pilihan 7,8%," ujar Fajar.

Gas pol

Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menegaskan pihaknya tak akan terbuai dengan hasil survei tersebut. Dia dan tim akan terus bekerja keras memaksimalkan waktu tersisa untuk memastikan kemenangan nantinya. "Gas pol, tetap gas pol," tandas Kiai Ma'ruf di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat.

Ditambahkannya, memang sudah terlalu banyak lembaga survei yang menyebut selisih elektabilitas antara paslon 01 dan 02 di kisaran 19%-20%. Namun, Jokowi-Amin tidak terpe-ngaruh. "Kita akan terus genjot di 20 hari terakhir ini. Kita akan melakukan, mengoptimalkan kampanye baik indoor maupun outdoor."

Di lain sisi, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, mengatakan tak ambil pusing dengan beberapa hasil survei yang kembali mengunggulkan Jokowi-Amin. Dia bahkan menilai survei itu sebagai hiburan untuk paslon nomor urut 01. "Anggap aja itu hiburan buat Pak Jokowi," cetusnya.

Andre menekankan pihaknya lebih memilih fokus untuk menggenjot elektabilitas melalui kampanye rapat umum yang tengah berlangsung daripada memikirkan hasil survei. "Ya, sudah lah, Charta (Politika) mau bilang apa, yang pasti kami sudah unggul di survei internal. Kedua, daripada mikirin Charta, lebih baik kami fokus bekerja dan kampanye akbar dan door to door." (Faj/*/Ant/X-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More