Seruan untuk Mencintai Hutan

Penulis: Abdillah Marzuqi Pada: Senin, 25 Mar 2019, 21:12 WIB Weekend
Seruan untuk Mencintai Hutan

MI/Abdillah Marzuqi
Peringatan Hari Hutan Internasional 2019 oleh USAID dan Universitas Nasional di Jakarta, Senin (25/3).

Hari Hutan Sedunia baru saja diperingati kembali pada 21 Maret silam. Sebagai salah satu negara dengan luas hutan yang terbilang masih, momentum tersebut lazim menjadi refleksi bagi para pemangku kepentingan terkait di Tanah Air.

Salah satunya dilakukan oleh Kantor Lingkungan USAID dan Universitas Nasional (UNAS) melalui acara bertajuk Demi Hutan Indonesia yang diselenggarakan di Auditorium UNAS Jakarta, Senin (25/3).

Peringatan itu untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan hutan secara berkelanjutan bagi kehidupan manusia. Acara ini juga bertujuan untuk mengakui pentingnya peran lembaga pendidikan tinggi Indonesia dalam mendukung konservasi hutan melalui pendidikan dan penelitian. Hari Hutan Internasional 2019 bertema Learn to Love Forest. Semua mencintai dan menjaga hutan.

BACA JUGA: Gerakan Revolusi Hijau untuk Paru-Paru Dunia

"Bagi yang belum cinta, kita harus belajar untuk mencintai hutan, learn to love forest. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memang memiliki perhatian terhadap hutan dan lingkungan hidup, UNAS sangat antusias untuk mengajak semua orang, terutama generasi muda untuk mencintai dan menjaga hutan, demi kesejahteraan kehidupan kita," terang Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Universitas Nasional, Ernawati Sinaga.

Hutan tropis Indonesia memiliki fungsi penting tidak hanya bagi Indonesia sendiri, tapi juga bagi dunia. Hutan menyediakan air bersih dan udara segar bagi manusia, habitat bagi satwa liar, dan membantu mencegah terjadinya longsor dan banjir. Namun, eksploitasi berlebihan telah merusak hutan Indonesia, misalnya pada 2017, Indonesia kehilangan hutan seluas 1,3 juta hektare.

"Hutan tropis Indonesia adalah salah satu ekosistem terkaya di bumi," kata Direktur Kantor Lingkungan USAID, Matthew Burton.

Indonesia adalah pemilik hutan tropis terluas ketiga di dunia setelah Brazil dan Kongo. Manfaat dan nilai penting hutan Indonesia bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk seluruh dunia. Indonesia mempunyai hak dan mempunyai kewajiban untuk menjaga kelestarian hutan kita. Seluruh dunia berkepentingan dengan kelestarian hutan Indonesia.

Deforestasi yang cukup pesat beberapa tahun belakangan mengkhawatirkan tidak saja Indonesia, tetapi juga seluruh dunia. "Saat kita merayakan peringatan 70 tahun hubungan kami dengan Indonesia, kami bangga atas kemitraan kami dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan pihak-pihak lainnya, termasuk masyarakat lokal, untuk mendorong kemandirian dalam usaha konservasi hutan. Upaya bersama ini akan memastikan bahwa sumber daya hutan Indonesia yang luar biasa dapat terus memberi manfaat bagi generasi saat ini dan di masa depan," tambah Matthew. (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More