50% Anggota DPRD DKI Setujui Lepas Saham Bir

Penulis: MI Pada: Kamis, 21 Mar 2019, 09:25 WIB Megapolitan
50% Anggota DPRD DKI Setujui Lepas Saham Bir

ANTARA/Dede Rizky Permana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Lobi-lobi politik kepada anggota DPRD DKI Jakarta supaya menyetujui penjualan 26,6% saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di PT Delta Djakarta yang memproduksi produk minuman beralkohol terus dilakukan. Saat ini baru 50% dari 106 anggota DPRD DKI menyetujui penjualan itu.

"Sampai sekarang saya masih lobi-lobi dulu, nih, anggota DPRD supaya berkomitmen setuju penjualan (saham) itu," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik ketika ditemui seusai rapat bersama Komisi A di DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Hingga saat ini, menurut Taufik, sudah lebih dari 50% anggota DPRD yang menyatakan mendukung penjualan saham di PT Delta. Namun, pihaknya belum puas karena membutuhkan setidaknya 2/3 suara anggota DPRD agar pada rapat paripurna nantinya penjualan saham bisa dilakukan.

Taufik pun tidak mau membocorkan anggota fraksi mana saja yang sudah menyetujui penjualan saham itu. Ia khawatir jika dibocorkan, anggota itu akan mendapat intervensi dari pihak parpol.

"Jangan mancing-mancing gitu, dong. Pokoknya nanti kalau sudah 75% saya ajukan ke paripurna," ujarnya.

Baca Juga : Anies Terus Lobi DPRD Agar Lepas Saham Bir

Lobi-lobi politik itu dilakukan lantaran DPRD DKI Jakarta belum memproses surat permohonan persetujuan penjualan saham milik Pemprov DKI sebesar 26,6% itu meski sudah diajukan sejak 2017. Saham sebesar 26,6% itu bernilai Rp1,2 triliun. Dari jumlah saham itu, DKI mendapat dividen senilai Rp50 miliar per tahun.

DPRD DKI meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan kajian yang menjadi dasar pelepasan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta. Sebab, dalam Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) No 19/2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, pemindahtanganan aset daerah yang bernilai lebih dari Rp5 miliar harus mendapatkan persetujuan DPRD.

Namun, Anies menegaskan tidak perlu kajian apa pun untuk melepas saham Pemprov DKI di perusahaan bir itu. "Kan sudah jelas. Penjualan saham PT Delta Djakarta enggak perlu kajian sangat rumit," kata Anies, pekan lalu.

Anies menambahkan, keinginan menjual saham perusahaan bir berangkat dari prinsip sederhana, yakni badan usaha yang dimiliki pemerintah daerah seharusnya bersifat membangun.

Ia menegaskan pemerintah itu meletakkan uang di badan usaha sifatnya membangun, itu prinsipnya. "Pemerintah punya bank, punya perusahaan konstruksi, punya kegiatan usaha lain, semua sifatnya membangun," lanjut Anies. (Put/J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More