UE Tanggapi Santai Ancaman Indonesia

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 18:35 WIB Ekonomi
UE Tanggapi Santai Ancaman Indonesia

MOHAMAD IRFAN /MI

PEMERINTAH Indonesia dengan tegas menantang Uni Eropa yang terus melakukan diskriminasi terhadap produk minyak nabati berbahan baku sawit.

Menanggapi tantangan tersebut, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerend mengaku memahami posisi Indonesia saat ini sebagai produsen sekaligus eksportis minyak sawit terbesar dunia.

"Tapi yang kami tekankan di sini adalah terkait keberlanjutan. Kami yakin semua negara termasuk Indonesia menuju ke arah sana. Kami pun mendukung setiap kebijakan yang telah dilakukan seperti moratorium, peremajaan dan ISPO," ujar Guerend di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (20/3).

Ia pun tidak berkeberatan jika pemerintah Indonesia membawa kasus sawit ke ranah World Trade Organization (WTO).

Baca juga : Siap Korbankan Persahabatan dengan Uni Eropa demi Sawit

"Saya kira kalau ada ketidaksepakatan dalam perdagangan memang harus diuji di WTO. Itu adalah jalan terbaik dan kita percaya sengketa bisa diselesaikan dengan cara yang tepat di WTO," tuturnya.

Begitupun dengan ancaman Indonesia yang akan menjegal produk-produk asal Benua Biru ke Tanah Air. Ia mempersilakan pemerintah untuk melakukan hal-hal yang memang dirasa perlu untuk dilakukan. ia menyayangkan jika itu benar-benar dilakukan.

"Tetapi itu akan sangat disayangkan karena berujung pada lose-lose solution. Berdasarkan kepentingan bersama, jelas yang kita semua inginkan adalah win-win solution," tandasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More