Pola Teror Terus Berkembang, Deradikalisasi Perlu Dikuatkan

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 16:43 WIB Politik dan Hukum
Pola Teror Terus Berkembang, Deradikalisasi Perlu Dikuatkan

Ilustrasi--MI/Duta

DERADIKALISASI harus diperkuat dengan memerhatikan pola terorisme yang berkembang. Belakangan ini tindakan teror yang dilakukan oleh perseorangan marak terjadi.

Di dalam negeri istri dari terduga teroris meledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara. Sementara itu, di Selandia Baru, seorang warga bernama Brenton Tarrant,28, menembaki umat muslim yang sedang beribadah di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Pengamat terorisme Wawan Purwanto mengatakan deradikalisasi harus terus mengantisipasi segala perubahan pola yang terjadi dalam tindakan teror dan radikal.

Pasalnya kendati deradikalisasi terus dilakukan, tetapi rekrutmen terhadap terorisme dan radikalisme juga masih terus berlangsung. Selain itu aksi teror juga masih terjadi. Oleh karena itu, ia menganggap deradikalisasi sejauh ini efektif jika diterapkan terhadap 95% mantan napiter atau mantan teroris.

"Namun masih 5 persen dari mereka yang masih menganut paham radikal," ujarnya ketika dihubungi, kemarin.

Untuk mencegah terorisme dan radikalisme yang dipicu oleh kebencian dan sentimen terhadap kelompok tertentu seperti yang terjadi di Selandia Baru, Wawan mengatakan literasi publik harus terus dilakukan agar masyarakat paham perlunya sikap bijak mengantisipasi dendam dan rasa sentimen supaya tidak berkembang menjadi tindakan radikal. Dalam penanganan terorisme dan radikalisme, imbuhnya, penegakan hukum harus dikedepankan guna memenuhi rasa keadilan masyarakat dan korban.

"Libatkan kementerian dan lembaga serta masyarakat untuk aktif mewaspadai lingkungan masing-masing," tutupnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More