Tingkatkan Keamanan, Camat Harus Bersinergi dengan Semua Pihak

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Rabu, 20 Mar 2019, 12:00 WIB Politik dan Hukum
Tingkatkan Keamanan, Camat Harus Bersinergi dengan Semua Pihak

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

PENGUATAN peran camat menjadi fondasi utama pemajuan dan peningkatan keamanan Indonesia. Tidak hanya melakukan pembinaan dan pengawasan pemerintahan tingkat desa dan kelurahan, tetapi melakukan koordinasi dan bersinergi dengan semua unsur masyarakat di wilayahnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan camat memiliki tugas khusus sebagai pengawas pemerintahan tingkat desa dan kelurahan. Dalam implementasinya, koordinasi dan sinergi harus dilakukan dengan semua pihak. Tidak hanya dengan polisi dan TNI, tetapi juga dengan tokoh masyarakat hingga organisasi masyarakat (ormas).

"Contohnya negara kita ini kan negara ormas. Ada lebih dari 400 ribu ormas tingkat pusat. Rata-rata punya struktur hingga tingkat terendah di desa dan kelurahan," ujar Tjahjo, dalam Rapat Koordinasi Nasional Camat, di Hotel Ciputra, Jakarta, Rabu (20/3).

Ia mengimbau agar camat beserta jajarannya dapat melakukan pendataan dan pengawasan dengan baik akan identitas organisasi dan data diri warganya secara berkala.

"Dialog juga harus terus dilakukan dengan tokoh masyarakat. Begitu juga dengan bupati, wali kota. Ikuti dan jalankan program yang telah ditetapkan oleh bupati dan wali kota daerah masing-masing," ucapnya.

Baca juga: Bawaslu Hentikan Kasus 15 Camat di Kota Makassar

Peran-peran tersebut tidak boleh diremehkan. Bila dilalukan dengan maksimal, hal-hal itu bisa jadi langkah awal untuk deteksi dini masalah hingga tingkat terendah di struktur masyarakat.

"Saya ingatkan bahwa deteksi dini dan inventarisasi masalah di setiap kecamatan harus dikuasai oleh camat," tegasnya.

Tjahjo meminta camat juga harus bisa melakukan pengawasan untuk mencegah berbagai masalah serius di lingkungan. Di antaranya penyebaran radikalisme, terorisme, narkoba, hingga korupsi.

"Awasi dan cermati dengan baik. Karena tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks," imbuhnya.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (BAK) Kemendagri, Eko Subowo, mengatakan upaya peningkatan kapasitas dan sinergi camat dengan pemerintah hingga ke tingkat pusat terus dilakukan. Kemendagri secara berkala telah melakukan pertemuan dengan camat di tingkat regional.

Untuk memaksimalkan peningkatan kapasitas dan sinergi tersebut, dilakukan rapat koordinasi camat dengan skala nasional.

"Tujuannya untuk mengoptimalkan peran camat dalam melakukan pembinaan dan pengawasan penyelengaaraan pemerintahan di daerah," tutur Eko.

Dalam rapat koordinasi tersebut dilakukan pembekalan dari berbagai instansi. Mulai dari Kemendagri, Kementerian Keuangan, KPK, hingga Kemenko Politik, Hukum, dan Keamanan.

"Ada 550 camat terbaik perwakilan provinsi dan kabupaten/kota yang mengikuti kegiatan di Jakarta ini. Ini kelanjutan rakornas camat tahun-tahun sebelumnya yang telah dilakukan per regional barat, tengah, dan timur," pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More