Agen E-Waroeng Kelebihan Kredit

Penulis: (WJ/N-2) Pada: Selasa, 19 Mar 2019, 23:30 WIB Nusantara
Agen E-Waroeng Kelebihan Kredit

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

KETERLIBATAN para agen elektronik warung gotong royong (e-waroeng) di Kota Solo dalam penya­luran bantuan program keluarga harapan (PKH) yang sebelumnya dikenal sebagai bantuan langsung tunai (BLT) menimbulkan masalah. Ini terjadi setelah transaksi yang dilakukan agen mengalami kelebihan kredit.

Kelebihan kredit yang terjadi pada 160 agen e-waroeng di Kota Surakarta ini mencapai Rp621 juta pada 2018, terutama pada periode Agustus, November, dan Desember.

“Hal ini bisa terjadi sebagai akibat dari kesalahan sistem di BNI Pusat. Namun, kita sudah tangani dan mereka yang menerima kelebihan menyatakan sedia mengembalikan,” tegas petugas unit asisten branchless banking BNI, Egladias, Selasa (19/3).

Dia memaparkan besaran kelebihan kredit pada setiap e-waroeng berbeda-beda, antara Rp5 juta, Rp10 juta, dan di atasnya.  

Menurut Egladias, mestinya transaksi hanya sekali, tetapi yang terjadi ialah dobel kredit atau dua kali terimput di mesin electronic data capture (EDC). 

“Kasus kelebihan kredit oleh agen e-waroeng itu sebenarnya tidak hanya di Solo saja, tapi juga di daerah lainnya secara nasional,” tandas dia.

Sejauh ini BNI telah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan itu lewat sosialisasi. Dengan pemberian pemahaman itu, para agen e-waroeng mengalami kelebihan kredit program keluarga harapan (PKH) mengembalikan.

Terpisah, Kepala BNI Cabang Slamet Riyadi Solo, Fahrul Razi, tidak menampik terkait dengan adanya kelebihan transaksi di agen e-waroeng. Namun, masalah itu sudah diselesaikan. 

“Dari sosialisasi yang kita lakukan nyambung karena para agen paham atas permasalahan yang muncul, dan bersedia untuk melakukan pengembalian kelebihan transaksi yang terjadi pada prog­ram PKH itu,” tegas Fahrul Razi.

Lebih dari itu, BNI juga dengan cepat melakukan koordinasi dengan pihak pendamping PKH dan Dinas Sosial Kota sehingga mampu mempercepat langkah-langkah penuntasannya.

Pemerintah memberdayakan ekonomi masyarakat agar terus bertumbuh melalui e-waroeng. Tujuannya untuk menjadi daya dorong wirausaha masyarakat di tingkat paling bawah. (WJ/N-2)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More