BI Prediksi Permintaan Hotel di Bali Meningkat

Penulis: MI Pada: Selasa, 19 Mar 2019, 09:30 WIB Ekonomi
BI Prediksi Permintaan Hotel di Bali Meningkat

ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf/nz

BANK Indonesia (BI) memprediksi pasokan dan permintaan hotel di Bali akan mengalami peningkatan pada tahun ini seiring dengan perkiraan membaiknya perekonomian, khususnya pada sektor pariwisata.

"Membaiknya permintaan terutama dipicu oleh membaiknya perekonomian secara keseluruhan pasca-erupsi Gunung Agung," kata Kepala Perwakilan

BI Provinsi Bali Causa Iman Karana dalam diseminasi hasil survei triwulan I-2019 yang dibacakan Kepala Divisi SP PUR, Layanan dan Administrasi, Teguh Setiadi, di Denpasar, kemarin.

Ia menambahkan, pencabutan aturan pegawai negeri sipil untuk menggelar rapat di hotel juga diperkirakan akan kembali menggairahkan industri perhotelan di Pulau Dewata. Di samping itu, pembangunan Trans Studio Bali di Kota Denpasar, juga diharapkan turut memengaruhi permintaan terhadap hotel-hotel yang berlokasi di sekitar kawasan tersebut.

BI Perwakilan Bali mencatat pasokan perhotelan di Bali pada triwulan IV-2018 meningkat 3% (qtq) atau 5,8% (yoy) yang dikontribusikan pembangunan hotel di daerah Nusa Dua, Kabupaten Badung.

Pasokan kamar hotel didominasi hotel bintang 4 (45,64%), hotel bintang 5 (37,89%), dan bintang 3 (16,47%).

"Sedangkan dari sisi permintaan, tingkat hunian pada triwulan IV-2018 sebesar 76,72%, jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (54,59%). Namun, sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya (78,16%)," kata Teguh.

Baca Juga: Tetap Stabil, Hotel-Hotel di Kawasan Pelabuhan Ratu Tak Terpengaruh Isu Tsunami

Penurunan permintaan secara triwulanan, lanjut dia, lebih disebabkan periode laporan bukan merupakan liburan musim panas di AS dan Eropa. "Hasil survei juga menunjukkan adanya indikasi penurunan yang bersumber dari praktik zero dollar tourism wisatawan Tiongkok karena seluruh penyediaan paket tur (termasuk akomodasi) menggunakan perusahaan Tiongkok," katanya.

Namun, dengan penertiban yang telah dilaksanakan pemerintah daerah, pihaknya memperkirakan akan mengakselerasi kembali kinerja hotel. "Selain mengenai survei perhotelan yang termasuk dalam survei perkembangan properti komersial, kami setiap tahun melaksanakan 12 survei untuk memproyeksikan pertumbuhan ekonomi ke depan," ucapnya. Selanjutnya, hasil survei diseminasikan agar bisa memberikan manfaat yang besar bagi para pemangku kepentingan terkait di Provinsi Bali, seperti pelaku usaha properti, pariwisata, dan perdagangan eceran. (Ant/S-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More