Menlu Kecam Pernyataan Senator Australia yang Sudutkan Islam

Penulis: Denny Parsaulian Pada: Selasa, 19 Mar 2019, 09:21 WIB Internasional
Menlu Kecam Pernyataan Senator Australia yang Sudutkan Islam

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi -- ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

MENTERI  Luar Negeri Retno Marsudi memanggil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan dan mengecam pernyataan Senator Australia Fraser Anning. Senator Queensland itu menyalahkan islam atas serangan di masjid-masjid di Selandia Baru.

"Saya bertemu Duta Besar Australia, H.E. Bapak Gary Quinlan dan menyampaikan kecaman Indonesia terhadap pernyataan Senator Fraser Anning dari Queensland tentang Penembakan Masjid Selandia Baru," cicit Menlu Retno lewat akun Twitter @MenluRI, Senin (18/3) malam.

Dalam pertemuan itu, Duta Besar Quinlan menyakinkan bahwa pernyataan Senator Anning tidak mencerminkan posisi dan sikap pemerintah dan rakyat Australia.

Baca juga: Menlu RI Panggil Dubes Australia Terkait Pernyataan Fraser Anning

"Indonesia dan Australia sepakat memperkuat kerja sama dalam mempromosikan toleransi," kata Quinlan.

Sebelumnya, Senator Anning memberi komentar terkait serangan teroris di Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru.

Bukannya ikut bersimpati pada korban, Anning malah mengeluarkan pernyataan kontroversial. Dia mengklaim keputusan Selandia Baru yang semakin banyak menerima imigran muslim menjadi penyebab teror di masjid di Christchurch.

Penembakan di Masjid Al-Noor dan Linwood di Christchurch, Jumat (15/3), lalu menewaskan sekitar 50 orang. Seorang di antara mereka adalah WNI. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More