KBRI Den Haag Imbau WNI Waspada Pascapenembakan di Utrecht

Penulis: Antara Pada: Senin, 18 Mar 2019, 21:50 WIB Internasional
KBRI Den Haag Imbau WNI Waspada Pascapenembakan di Utrecht

(Photo by Koen van Weel / ANP / AFP)

KBRI Den Haag mengimbau seluruh WNI yang berdomisili di Belanda untuk senantiasa waspada dan selalu memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah tempat tinggal atau kerja masing-masing, menyusul insiden penembakan di trem di Utrecht.

Dikutip dari laman resmi KBRI Den Haag, Senin (18/3), imbauan tersebut dirilis sehubungan dengan ancaman keamanan dan keselamatan terkait aksi penembakan yang terjadi di Utrecht pada pukul 10.45 pagi waktu setempat.

WNI di Belanda juga diimbau untuk menghindari kerumunan massa dan dan daerah-daerah yang menjadi konsentrasi kegiatan massa.    

"Apabila tidak terdapat kepentingan, dimohon agar tidak meninggalkan rumah," demikian imbauan dari KBRI Den Haag.    


Baca juga: Sejumlah Orang Terluka dalam Penembakan di Pusat Kota Utrecht


WNI diharapkan tetap mematuhi hukum yang berlaku dan instruksi aparat keamanan setempat.  

KBRI Den Haag menyediakan saluran telepon darurat di nomor +31 6 28860509 dan alamat surat elektronik bidkons@indonesia.nl untuk WNI yang ingin melaporkan sesuatu.    

Insiden penembakan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan beberapa orang terluka.   

Kepolisian Belanda telah mengeluarkan foto terduga pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran. Terduga pelaku penembakan
diidentifikasi sebagai Gokman Tanis, 37, seorang pria kelahiran Turki. Masyarakat setempat diminta melaporkan jika mengetahui keberadaan pria itu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More