Surat Suara belum Tiba, Tahapan Terganggu

Penulis: Palce Amalo Pada: Sabtu, 16 Mar 2019, 07:40 WIB Nusantara
Surat Suara belum Tiba, Tahapan Terganggu

ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA
SRAGEN KEKURANGAN SURAT SUARA: Petugas KPU menghitung kardus surat suara di Kantor KPU Sragen, Jawa Tengah, kemarin. KPU Sragen menyatakan masih kekurangan 6.086 lembar surat suara pilpres dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 794.034 karena dite

TAHAPAN Pemilu 2019 di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terganggu lantaran sampai Jumat (15/3) surat suara dari
KPU pusat belum juga tiba. Sesuai jadwal, seha-rusnya KPU Manggarai Barat sudah melakukan sortir dan pelipatan surat suara pada 12 Maret.

“Memang menganggu (tahapan pemilu) karena target sortir surat suara 12 Maret bergeser,” kata Kepala Subbagian Hukum KPU Manggarai Barat Happy Christyn Liewe di selasela rapat koordinasi KPU NTT bersama KPU kabupaten dan kota dalam rangka persiapan menghadapi perselisihan Pemilu 2019 di Kupang, kemarin.

Informasi terakhir menyebutkan kapal pengangkut surat suara akan tiba di pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada 17 Maret. Namun, ada kabar lain bahwa surat suara akan tiba pada 20 Maret. Soal keterlambatan distribusi surat suara, saat ini KPU setempat mempersiapkan lebih banyak petugas untuk melakukan sortir dan pelipatan surat suara.

“Awalnya kami mempersiapkan 100 petugas. Karena surat suara terlambat tiba, sekarang kami siapkan 150 orang, kalau progresnya kurang, bisa ditambah sampai 200 orang,” ujar Happy.

Dengan melibatkan banyak petugas, dia berharap kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara rampung dalam waktu 10 hari. Pasalnya, pengiriman formulir untuk kebutuhan pemilu juga dijadwalan tiba akhir Maret atau awal April.

Persoalan lain yang tengah diantisipasi KPU Manggarai Barat yakni pergantian surat suara rusak yang ditemukan saat kegiatan penyortiran. KPU setempat harus menyampaikan kekurangan surat suara ke KPU pusat untuk diganti dengan surat suara baru.

Proses pergantian tersebut membutuhkan waktu beberapa hari. Untuk itu, KPU Manggarai Barat juga menyiapkan skenario distribusi surat suara ke TPS di desa-desa terpencil, terkait musibah tanah longsor dan banjir di daerah itu. Menurut Happy, pihaknya telah menyiapkan petugas untuk membawa logistik dengan cara dipikul melintasi sungai dan gunung hingga mencapai permukiman penduduk.

Masih ditemukan

Surat suara yang rusak masih ditemukan di beberapa KPU di daerah. Hal itu dipastikan setelah diadakan penyortiran. Di Subang, Jawa Barat, dalam 10 hari penyortiran, KPU setempat menemukan sedikitnya 27.064 surat suara yang rusak. Ketua KPU Subang, Suryaman, menjelaskan tingkat kerusakan surat suara itu bervariasi, seperti sobek, salah potong, ada bercak tinta, atau gagal cetak.

Temuan ribuan surat suara yang rusak juga terdapat di KPU Kabupaten Jombang saat dilakukan pelipatan. Adapun hasil rekapitulasi penyortiran dan pelipatan surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di KPU Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terdapat kelebihan 5.191 lembar.

“Kelebihan surat suara itu ditemukan dari hampir setiap dus. Ada yang kelebihan 5-20 lembar di setiap dus,” kata Sekretaris KPU Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani, kemarin. (RZ/FL/WJ/BB/N-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More