KPK Gaungkan Pilih yang Jujur

Penulis: Dro/P-1 Pada: Sabtu, 16 Mar 2019, 06:40 WIB Politik dan Hukum
KPK Gaungkan Pilih yang Jujur

MI/ADAM DWI
PILIH YANG JUJUR PADA PEMILU 2019: Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kanan) dan Peneliti ICW Almas Sjafrina berbicara dalam diskusi dan peluncuran slogan “Pilih yang Jujur”, di Gedung KPK, Jakarta, kemarin. KPK meminta masya

KPK kembali meluncurkan tagline ‘Pilih yang Jujur’ dalam kampanye Program Pemilu Berintegritas 2019. Melalui program tersebut KPK mengajak masyarakat untuk menggunakan hak politiknya dalam Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif pada 17 April 2019.

Pada program Pemilu Berintegritas 2019, KPK tidak hanya fokus pada peserta dan penyelenggara pemilu, tetapi juga fokus pada pemilih. KPK berharap dengan pesan ini masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara jujur dan memilih calon anggota parlemen maupun calon presiden yang jujur.

“Untuk itulah KPK menggunakan slogan ‘Pilih yang Jujur’,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam acara diskusi di Gedung ACLC, Jakarta Selatan, kemarin.

KPK meminta masyarakat menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019. Tapi, tidak asal pilih capres-cawapres atau caleg. Masyarakat harus mengetahui rekam jejak kandidat peserta
pemilu.

“Namun, jangan asal pilih. Calon presiden dan wakil presiden yang akan dipilih serta para wakil rakyat atau caleg perlu dilihat rekam jejak dan profilnya termasuk apakah pernah menjadi terpidana kasus korupsi dan bagi yang menjabat penyelenggara negara apakah sudah melaporkan LHKPN secara tepat waktu dan benar.’’

Febri mengatakan upaya mewujudkan politik integritas konsep antikorupsi akan dibahas dalam diskusi tersebut. Pembicara diskusi dihadiri Ketua KPK Agus Rahardjo dan Ketua KPU Arief Budiman.

“Ketua KPK dan Ketua KPU melakukan diskusi dan sekaligus launching slogan Pilih yang Jujur. Jadi pemilihnya juga harus jujur, penyelenggaraannya juga harus jujur, dan juga orang calegnya,” jelas Febri.

Dia berharap pembentukan politik berintegritas dilakukan melalui cara penindakan dan pencegahan korupsi termasuk pencegahan untuk perbaiki sistem. (Dro/P-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More