Pemerintah Target sudah Terapkan SPBE Awal 2020

Penulis: Micom Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 16:25 WIB Nusantara
Pemerintah Target sudah Terapkan SPBE Awal 2020

Ist

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, menargetkan awal tahun depan pemerintah telah dapat menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

"Targetnya kan harusnya di Desember 2020, tetapi saya menginginkan awal tahun depan sudah selesai," kata Syafruddin di sela-sela hari kedua International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Jumat (15/3).

Sebab, kata Syafruddin, saat ini beberapa kementerian/lembaga dan beberapa pemerintah daerah telah menerapkan SPBE. 

"Secara infrastruktur sebenarnya saat ini sudah ada. Bahkan beberapa sudah menjalankan SPBE, namun masih silo-silo," ungkap mantan Wakapolri ini. 

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, disebutkan salah satu mandat yang harus segera dilaksanakan adalah percepatan SPBE. Tujuannya adalah mempercepat penerapan aplikasi umum berbagi pakai yang terintegrasi kepada seluruh instansi pemerintah. 


Baca juga: Stasiun Batang Dihidupkan Kembali


Pelaksanaan SPBE, di instansi pusat dan pemda untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penerapan SPBE telah mendapat dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga karena dapat mencegah korupsi. 

"Kemarin saat acara penanggulangan dan pencegahan korupsi di Istana Negara, kementerian dan lembaga mengajukan konsep SPBE ini. Untuk itu akan kita konkretkan segera saja," ucap Syafruddin yang juga Ketua Tim Koordinasi SPBE Nasional. 

Selain itu, penerapan SPBE juga akan berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran dalam belanja teknologi informasi. 

"Harapannya dengan adanya SPBE ini maka tidak ada lagi lembaga, kementerian dan pemerintah daerah untuk tidak ada lagi pengadaan-pengadaan tentang IT, aplikasi dan lainnya. Semua yang sudah ada kita sinkronkan saja, kita jadikan satu," tutur Syafruddin.

Untuk itu, pemerintah pada 28 Maret mendatang akan meluncurkan secara resmi pelaksanakan program ini. Nantinya seluruh sistem e-government yang dimiliki pemerintah akan berpusat di Kementerian Komunikasi dan Informatika sehingga dapat diawasi secara utuh.

Pemerintah akan fokus dengan empat quick win dalam penerapan aplikasi umum. Keempatnya ialah integrasi layanan perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja, integrasi layanan kepegawaian, integrasi layanan kearsipan, serta integrasi layanan pengaduan pelayanan publik. Sementara untuk infrastruktur SPBE, pemerintah fokus terhadap pusat data nasional dan jaringan intra pemerintah. (RO/OL-9)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More