Ragam Hasil Hutan Non-Kayu Kalsel Terbuka untuk Pasar Ekspor

Penulis: Denny S Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 17:50 WIB Nusantara
Ragam Hasil Hutan Non-Kayu Kalsel Terbuka untuk Pasar Ekspor

Ist

KALIMANTAN Selatan tidak hanya kaya sumber daya alam mineral dan batu bara, tetapi juga hasil hutan non-kayu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan di pasar internasional. 

Hal ini terlihat dari terus meningkatnya pemasaran beragam produksi hasil hutan selain produk kayu asal Kalsel, tidak hanya pasar dalam negeri tetapi juga pasar internasional. Salah satunya terlihat saat kunjungan rombongan Duta Besar RI untuk Finlandia dan Estonia yang membawa perwakilan asosiasi pariwisata, akademisi, pengusaha, dan media dari Finlandia ke Kalsel. 

"Rombongan dari Finlandia begitu menyukai produk hasil hutan non-kayu Kalsel," tutur Nimawati, Staf Pusat Pemasaran Produk Hasil Hutan Non-Kayu, Dinas Kehutanan Kalsel, di Banjarmasin, Jumat (15/3). 

Tidak hanya itu, selama ini meski dalam skala kecil ragam produk berupa kerajinan, hasil alam seperti madu dan kayu manis pemasarannya terus meningkat. Dalam setiap even pameran yang diikuti produk-produk hasil hutan non-kayu ini selalu menarik banyak peminat.


Baca juga: 70% Cadangan Air Indonesia Ada di Kalimantan dan Papua


Hal serupa juga dikemukakan Nina Lospiana, Staf Galeri Produk Hasil Hutan Non-Kayu Kalsel lainnya. Menurutnya, produk yang banyak disukai wisatawan tersebut antara lain anjat kerajinan ransel dari rotan, tas kulit kayu, kerajinan purun, bakul bambu, tas manik, lampit, karpet kayu hingga furnitur rotan. 

Selain itu, produk unggulan seperti kayu manis, kemiri, madu, serta pasak bumi yang dibuat dalam berbagai bentuk produk tak kalah banyak peminatnya. 

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan,.produk hasil hutan non-kayu ini dibina oleh 9 unit Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) meliputi KPH Tabalong,  KPH Balangan, KPH Hulu Sungai, KPH Kayutangi, KPH Cantung, KPH Kusan, KPH Pulau Laut Sebuku, dan KPH Sengayam. 

Pengembangan produk hasil hutan non-kayu ini merupakan salah satu upaya Kalsel untuk melepas ketergantungan dari eksploitasi SDA pertambangan,  serta upaya memulihkan kondisi kerusakan hutan dan menjaga kelestarian kawasan hutan Pegunungan Meratus. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More