Garuda Muda masih Perlu Berbenah

Penulis: Despian Nurhidayat despian@mediaindonesia.com Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 06:00 WIB Sepak Bola
 Garuda Muda masih Perlu Berbenah

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

MASIH banyak kekurangan tim nasional Indonesia U-23 yang harus dibenahi sebelum berlaga di kualifikasi Piala Asia 2020. Hal itu diakui pelatih 'Garuda Muda', julukan timnas U-23, Indra Sjafri.

"Masih banyak yang harus diperbaiki. Hal-hal yang dirasa masih kurang pasti akan terus kami perbaiki setiap hari," kata Indra seusai mendam-pingi para pemainnya pada sesi latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, kemarin.

"Tidak perlu saya sebutkan satu-satu yang harus kami perbaiki. Itu sama saja bilang tim ini jelek kepada lawan, dan itu diumbar ke lawan. Setelah pertandingan, dan kualifikasi selesai, baru evaluasi saya jelaskan," lanjut mantan pelatih Bali United tersebut.

"Minggu-minggu terakhir ini materi latihan akan selalu soal taktikal," kata Indra lagi.

Setelah menjadi kampiun Piala AFF U-22 2019 di Kamboja, timnas langsung menyiapkan diri untuk kualifikasi Piala Asia U-23. Pada ajang tersebut Indonesia berada satu grup dengan Thailand, Brunei Darussalam, dan Vietnam yang menjadi tuan rumah dari babak kualifikasi.

Kemarin, skuat 'Garuda Muda' kembali mendapat tambahan amunisi dengan bergabungnya dua striker yang merumput di luar negeri, yakni Egy Maulana Vikri dan Ezra Walian.

Seperti tidak mau berlama-lama, Indra langsung menggeber keduanya dengan latihan keras meskipun baru tiba di Tanah Air.

"Terus terang saya belum bisa menilai (Ezra). Makanya saya akan coba maksimalkan sampai 18 Maret nanti untuk melihat mereka apakah dia masuk skuat U-23 atau tidak," kata Indra.

Ia juga menegaskan bahwa masuknya dua pemain baru yang berposisi sebagai penyerang itu tidak memengaruhi program yang sudah dia susun. Yang membedakan ialah fase latihan yang sudah mendekati masa akhir.

Siap bersaing

Bergabungnya Ezra Walian tentu memperketat persaingan di lini depan yang selama ini diisi Dimas Drajat dan Marinus Wanewar. Meski demikian, pemain blasteran Belanda-Indonesia yang kini merumput di klub Belanda RKC Waalwijk itu mengaku siap bersaing.

Ia mengaku tidak mau kedatangannya ke Indonesia menjadi sia-sia. "Saya akan berlatih sangat keras, dan menunjukkan kemampuan yang saya miliki. Ini adalah kali pertama saya bekerja dengannya (Indra). Kami sudah berdiskusi dan saya harap saya bisa berkembang di bawah asuhannya," tutur Ezra.

"Saya senang bisa kembali ke Indonesia dan bergabung dalam tim. Latihannya bagus dan bermanfaat buat saya. Saya kira kami semua berada di satu level yang sama, semua punya kemampuan sama, dan itu sangat penting, dan saya bisa lihat di latihan semua pemain berada dalam kondisi fit," lanjutnya.

Hal senada dikatakan Egy Maulana. Menurut pemain klub Polandia Lechia Gdansk itu, seluruh pemain mempunyai peluang yang sama untuk dibawa ke Vietnam.

"Yang pasti ini pemain pilih-an terbaik dari pelatih yang ada di Indonesia. Bersaing di sini secara sehat, nanti seperti apa yang mau pelatih biar dia yang menentukan," tegas Egy. (Ant/goal/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More