Jaksa Malaysia Tolak Bebaskan Terdakwa Huong

Penulis: (AFP/Tes/I-2) Pada: Jumat, 15 Mar 2019, 05:00 WIB Internasional
 Jaksa Malaysia Tolak Bebaskan Terdakwa Huong

AFP

PEREMPUAN warga negara Vietnam yang menjadi terdakwa dalam persidangan kasus pembunuhan saudara tiri Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, kehilangan harapan untuk bebas.

Kemarin, otoritas berwenang Malaysia menolak permohonan pembatalan dakwaan yang diajukan Doan Thi Huong dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam. Jaksa Malaysia enggan menjabarkan alasan penolakan tersebut.

Seperti diketahui, pada Senin (11/3), terdakwa Siti Aisyah asal Indonesia yang juga diadili karena dituduh terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut, secara tidak terduga dakwaannya telah ditarik.

Hal itu memicu protes dari Vietnam yang mendesak pembebasan Huong. Kini, Huong menjadi satu-satunya terdakwa dalam kasus pembunuhan Kim. Dia menghadapi ancaman hukuman mati dengan cara digantung jika terbukti bersalah.

Huong menangis saat mendengar keputusan Jaksa Agung Malaysia yang menolak permohonan bebasnya. Dengan begitu, proses persidangan Huong kembali dilanjutkan. Dia diadili selama satu setengah tahun karena dituding terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam di Bandara Kuala Lumpur pada 2017.

Sementara itu, saat keluar dari ruang pengadilan, Huong terpaksa dibantu dua petugas kepolisian. Perempuan itu tampak syok setelah mendengar keputusan yang menyayat hatinya. Dengan berurai air mata, Huong mengaku putus asa.

"Saya tidak bersalah. Saya merasa tertekan dan ingin mendapat dukungan doa dari keluarga," kata Huong kepada wartawan. Tim kuasa hukum Huong mengatakan segera mengajukan upaya kedua untuk melepaskan dakwaan Huong.

"Kedua terdakwa sudah membantah dan mengatakan bahwa mereka dijadikan kambing hitam oleh Korea Utara. Keduanya diperalat untuk melakukan adegan 'video pranks'. Sangat jelas ada diskriminasi di sini," tukas Hisyam Teh Poh Teik yang mengkritik pembebasan Siti Aisyah, setelah permohonan pencabutan dakwaan Huong tidak dikabulkan.

Dalam proses persidangan, baik Huong maupun Aisyah, selalu membantah tuduhan yang menjerat mereka. Keduanya yakin telah ditipu mata-mata Korut yang melakukan serangan ala perang dingin, dengan menggunakan racun saraf.

Huong dan Aisyah awalnya mengira hal tersebut merupakan lelucon untuk acara televisi. Di sisi lain, tim kuasa hukum keduanya meyakini dalang pembunuhan ialah empat warga Korut yang berhasil melarikan diri dari Malaysia. (AFP/Tes/I-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More