Pendukung Dilarang Teriakan Yel-Yel Provokatif Saat Debat

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Senin, 11 Mar 2019, 08:04 WIB Politik dan Hukum
Pendukung Dilarang Teriakan Yel-Yel Provokatif Saat Debat

MI/ROMMY PUJIANTO

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) telah mengeluarkan beberapa aturan yang diterapkan di debat ketiga. Salah satunya tidak memperbolehkan pendukung meneriakan yel-yel provokatif kepada lawan pasangan paslon.

"Para pendukung silahkan memberikan dukungan-dukungan dalam bentuk yel-yel di dalam ruangan debat pada saat off air. Tetapi yel-yel itu harus bersifat mendukung paslonnya sendiri, tidak boleh yel-yel itu diarahkan menyerang paslon lain. Itu juga aturan baru untuk mengatur pendukung yang hadir dalam debat itu," terang  Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat dihubungi Media Indonesia, Jakarta, Minggu (10/3).

Jika ada pendukung yang meneriakan yel dengan nada provokatif,  pendukung tersebut bisa diseret keluar dari ruangan debat.

"Tidak menutup kemungkinan jika diperingatkan berkali-kali tidak tertib maka bisa saja yang bersangkutan dikeluarkan dari arena debat. Jadi silahkan membawakan yel-yel tapi yel-yel itu dimaksudkan dukungan dan memberi semangat pada paslonnya sendiri. Tidak boleh ada yel-yel yang bersifat provokatif menyerang kandidat lain," tegas Wahyu

Baca juga: Penambahan Waktu di Segmen Debat Ketiga Permudah Cawapres

Diketahui, pada debat ketiga akan ada Komite Damai yang dibentuk. Mereka bertugas memastikan acara debat berlangsung kondusif. Komite damai terdiri dari perwakilian timses 01, perwakilan timses 02, KPU, dan Bawaslu.

"Komite damai ini dimaksukan untuk mengatasi jika ada permasalahan sepanjang debat. Kemarin itu saat debat kedua ada kegaduhan, KPU membuat regulasi dan telah disepakati TKN 01 dan BPN 02 untuk bersama-sama memastikan debat ketiga berjalan dengan baik disepakati membentuk komite damai," ucap Wahyu.

Total ada 450 undangan yang hadir pada debat ketiga. Masing-masing paslon diberikan 75 undangan dan tamu undangan dari KPU sebanyak 300. Pendukung diimbau tidak membawa alat peraga kampanye kecuali pakaian atau busana yang dikenakan.

Debat ketiga akan berlangsung pada Minggu (17/3) di Hotel Sultan, Jakarta. Adapun tema yang diusung ialah pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, sosial, dan budaya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More