Malaysia Buat Rekor Penyitaan Trenggiling 30 Ton

Penulis: MI Pada: Sabtu, 23 Feb 2019, 10:55 WIB Humaniora
Malaysia Buat Rekor Penyitaan Trenggiling 30 Ton

DARREN BRADLEY

Pihak berwenang Malaysia menyita sebanyak 30 ton trenggiling dengan nilai US$2 juta pada pertengahan Februari 2019. Tindakan tersebut merupakan penyitaan trenggiling terbesar di negeri jiran itu.

Hasil tangkapan termasuk 1.800 kotak penuh berisi trenggiling beku yang disimpan dalam tiga wadah berpendingin. Selanjutnyam, lebih dari 572 trenggiling disimpan dalam 6 pembeku, 61 trenggiling hidup di dalam kandang, dan 361 kilogram (795 pon) sisik trenggiling.

Pihak Bea dan Cukai juga menemukan sebanyak 361 kg pangolin, yaitu jenis produk obat-obatan khas Tiongkok dari bahan baku trenggiling.

Negara-negara di Asia Tenggara sedang berjuang memberantas perburuan liar dan penyelundupan trenggiling karena hewan mamalia tersebut paling banyak diperdagangkan di dunia. Petugas satwa liar di Negara Bagian Sabah menggerebek sebuah pabrik dan sebuah gudang pada Kamis (14/2). Polisi menangkap pria berusia 35 tahun yang diduga bertanggung jawab di pabrik sebagai bagian dari sindikat ilegal.

Operasi tersebut juga dipercaya sudah berjalan selama tujuh tahun terakhir dan polisi menduga trenggiling sudah dibeli dari pemburu liar untuk didistribusikan secara lokal. Traffic, grup yang berbasis di Malaysia yang memonitor penyelundupan satwa liar di sekitar negara tersebut, mengatakan tindakan itu merupakan penggrebekan terbesar di Malaysia hingga saat ini.

"Tidak ada spesies terancam yang dapat bertahan pada tingkat ekstraksi industri seperti ini," kata Kanitha Krishnasamy, Direktur Traffic Asia Tenggara kepada Kantor Berita AFP. Menurut Traffic, penyitaan juga menyoroti peran utama Sabah dalam perdagangan hewan, negara di Pulau Borneo yang telah diimplikasikan dalam kasus penyelundupan, termasuk 40 ton trenggiling sejak Agustus 2017.

Malaysia secara teratur menggagalkan percobaan penyelundupan trenggiling dan bagian-bagian tubuh mereka keluar negeri. Akan tetapi, biasanya penyeluncdupan itu dilakukan dalam skala yang jauh lebih kecil.

Trenggiling bersisik, makhluk yang kritis terancam punah, sudah lama menjadi target perburuan karena bagian tubuhnya sangat berharga bagi pengobatan tradisional di negara, seperti Tiongkok dan Vietnam. Sementara itu, dagingnya dianggap sebagai makanan yang lezat. Sisik trenggiling, yang terbuat dari keratin, dikabarkan bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti radang sendi, meningkatkan produksi ASI, dan menjadi obat kuat bagi laki-laki. Namun, hingga saat ini sebenarnya belum ada riset ilmiah yang mendukung kepercayaan-kepercayan tersebut.

Di Tiongkok harga sisik trenggiling meningkat dari US$11 (setara Rp155 ribu) per kilogram pada 1990-an menjadi US$470 (Rp6,6 juta) pada 2014. Demikian menurut sebuah riset dari Beijing Forestry University. Perdagangan internasional ilegal trenggiling semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia masuk dalam 10 negara teratas yang terlibat dalam perdagangan tersebut. Akibatnya, Indonesia kehilangan hingga 10 ribu ekor trenggiling setiap tahun, termasuk trenggiling sunda (Manis javanica) yang terancam punah. (AFP/*/Rkp/L-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More