BI Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh 12%

Penulis: (Try/E-3) Pada: Sabtu, 23 Feb 2019, 03:40 WIB Ekonomi
BI Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh 12%

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

BANK Indonesia (BI) menyatakan dengan situasi likuiditas perbankan yang masih memadai diperkirakan pertumbuhan kredit pada tahun ini akan berada dalam kisaran 10%-12% secara tahun ke tahun (year on year).

“Adapun untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) diperkirakan dalam kisaran 8%-10% (year on year),” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo kepada wartawan, di Gedung BI, Jakarta, Jumat (22/2)

Perry mengatakan untuk menyokong pertumbuhan pembiayaan perbankan, pihaknya akan mengerjakan operasi moneter untuk mengawal ketersediaan likuiditas rupiah dan valas.

Hal ini diperlukan mengingat rasio kredit terhadap DPK atau loan to deposit ratio (LDR) perbankan dalam kisaran 93% atau melewati batas atas ketersediaan likuiditas dari DPK yaitu 92%. Ini artinya, likuiditas perbankan bisa dikatakan mulai mengetat.

“Sejak Desember (2018)-Januari (2019) ketersediaan likuiditas terus meningkat. Kami perbanyak frekuensi volume term repo, swap valas, dan berbagai langkah dalam operasi moneter. Kami terus meningkatkan perluasan operasi moneter,” terang Perry.

Secara terpisah PT Bank Bukopin Tbk menargetkan bisa menaikkan kinerja kredit pada tahun ini berada pada kisaran 8%, setelah sebelumnya pada 2018 pertumbuhan kredit masih di kisaran posisi 5%.

Direktur Keuangan dan Peren-canaan PT Bank Bukopin Muhammad Rachmat Kaimuddin menegaskan hal itu disebabkan kondisi perekonomian global dan domestik sudah mulai kondusif.

Mulai dari kebijakan suku bu­nga Bank Sentral AS yang mereda, bahkan diperkirakan hanya naik di kisaran 1%, hingga kebijakan suka bunga BI yang sudah mulai bisa diprediksi.

Ia mengatakan untuk sektor-sektor usaha yang bisa menopang peningkatan laju kredit diperkirakan masih dari sektor-sektor penopang utama yakni sektor konsumer dan ritel, atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami menargetkan pertumbuhan single digit tahun ini. Semoga, itu bisa kami capai, mostly untuk kredit-kredit konsumen dan retail, UMKM. Kira-kira 8% tumbuh,” ujar Rachmat saat ditemui di Gedung BEI Jakarta.

Bank BRI sebagai bank BUKU IV memasang target pertumbuhan kredit 2019 sebesar 12%-14% (yoy). “Perseroan masih akan fokus pada kredit segmen UMKM,” ung­kap Direktur Utama BRI Suprajarto, baru-baru ini. (Try/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More