Mutiara Bertekad Rebut Gelar

Penulis: M Taufan SP Bustan Pada: Sabtu, 23 Feb 2019, 02:40 WIB Olahraga
Mutiara Bertekad Rebut Gelar

MI/M Taufan SP Bustan

TIM putri PB Mutiara Cardinal Bandung tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar Djarum Superliga Badminton 2019 setelah menyingkirkan PB Berkat Abadi dengan kedudukan 3-1.

Pada babak empat besar yang berlangsung di GOR Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, kemarin, para pemain dari klub asal Bandung bermain bagus dan membuyarkan impian klub dari  Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam pertandingan perebutan tiket final.

Poin pertama diraih Mutiara Cardinal yang disumbang pemain tinggal Gregoria Mariska Tunjung dengan mengalahkan pemain Berkat Abadi asal ­Amerika Serikat (AS) kelahiran Tiongkok, Zhang Beiwen, dengan rubber game 16-21, 21-18, dan 21-18.

“Di gim pertama saya kalah start, tipe mainnya dia kan ngatur dan jarang full power smash. Pukulan-pukulan lawan banyak variasinya. Sementara saya, pergerakannya masih lambat di gim pertama,” kata Gregoria.

Namun, Gregoria dipastikan tidak akan membela klubnya di babak final melawan klub PB Jaya Raya Jakarta. Pasalnya, ia harus pulang ke Jakarta dan hari ini langsung terbang ke Jerman untuk mengikuti turnamen Jerman Terbuka 2019.

Klub Mutiara Cardinal kembali mendapat poin keduanya  dari pasangan Maretha Dea Giovani/Yulfira Barkah yang mengalahkan pasangan Berkat Abadi, Dian Fitriani/Nadya Melati, dengan rubber game  21-15, 21-16, dan 21-17.

Pada laga ketiga, pasangan Mutiara Cardinal dari Korea Selatan, Eom Hye-won/Kim Ha-na juga sukses menyumbang poin dengan menundukkan pasangan Brigita Marcelia Rumambi/Ririn Amelia dengan skor 21-11, 21-7.

Setelah laga ketiga, Mutiara Cardinal mengungguli Berkat Abadi dengan kedudukan 3-0.  Akan tetapi, pada laga keempat, pemain Berkat Abadi, Grabiela Meilaini Moningka, mampu mengalahkan Hanna Ramadini. Kedudukan akhir Mutiara Cardinal versus Berkat Abadi menjadi 3-1.

Manajer Mutiara Cardinal Umar Djaidi menyebutkan, Berkat Abadi cukup memberikan perlawanan yang luar biasa pada tiga laga babak semifinal. “Namun, secara keseluruhan kami bisa mengatasinya. Alhamdulillah bisa ke babak final dan mewakili Jawa Barat,” ujar Umar.

Umar menambahkan bahwa semula klub Mutiara Cardinal diprediksi hanya sampai ke babak empat besar.

“Yang pasti di babak final, tim kami akan bermain lebih baik lagi. Pokoknya, apa pun hasilnya anak-anak harus keluarkan permainan yang terbaik mereka,” tambah Umar.

Bertemu PB Jaya Raya
Setelah meraih tiket final, klub asal Bandung akan bertemu dengan PB Jaya Raya Jakarta. Pada babak semifinal klub asal Ibu Kota Jakarta itu mengalahkan klub dari ‘Negeri Sakura’, Saishunkan Nihon Unisys, dengan kedudukan 3-0.
   
“Sebenarnya hasil 3-0 tidak diduga. Saya sempat ngobrol sama pelatih Jepang, dia pun berharap akan berlangsung ramai dengan skor 3-2. Tapi waktu kedudukan sudah 2-0 dan lihat permainan Sri di gim pertama, saya sudah yakin, tim kami akan menang 3-0,” ujar Taufiq Hidayat, pelatih tunggal putri PB Jaya Raya.
    
Ditanya mengenai lawan klub Mutiara Cardinal di final, Taufik mengatakan para pemain Jaya Raya akan tampil maksimal di babak final untuk merebut gelar juara. (Opn/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More