Mobil Listrik Diharapkan Tembus 20% dari Produksi Nasional

Penulis: (Ant/S-2) Pada: Kamis, 21 Feb 2019, 01:00 WIB Otomotif
Mobil Listrik Diharapkan Tembus 20% dari Produksi Nasional

ANTARA FOTO/Akbar

DIRJEN Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harjanto, menargetkan produksi mobil listrik (Molis) dapat tembus 20% dari produksi nasional pada 2025 sebanyak 400 ribu unit. "Langkah strategis sudah dipersiapkan secara bertahap sehingga kita bisa menuju produksi mobil atau sepeda motor listrik yang berdaya saing di pasar domestik maupun ekspor," kata Harjanto di Jakarta, Selasa (19/2).    

Secara terpisah, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, pengembangan kendaraan listrik sebagai komitmen pemerintah dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) 29% pada 2030 sekaligus menjaga ketahanan energi, khususnya di sektor transportasi darat.

"Jadi, tren global untuk kendaraan masa depan ialah yang hemat energi dan ramah lingkungan," tuturnya.

Selain itu, dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Sesuai yang disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa kendaraan bermotor listrik dapat mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) serta mengurangi ketergantungan kita pada impor BBM, yang berpotensi menghemat devisa kurang lebih Rp798 triliun.

Airlangga menegaskan, pihaknya juga terus mendorong agar manufaktur-manufaktur otomotif di dalam negeri dapat merealisasikan pengembangan kendaraan rendah emisi atau low carbon emission vehicle (LCEV) yang terprogram dalam roadmap industri kendaraan otomotif. (Ant/S-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More