Ma'ruf Amin Terus Perkuat 01 di Jabar

Penulis: MI Pada: Minggu, 17 Feb 2019, 08:40 WIB Politik dan Hukum
Ma

ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.
KUNJUNGAN MA'ARUF AMIN KE PURWAKARTA: Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'aruf Amin (kanan) memberi ceramah agama pada Peringatan Harlah NU ke-93 dan Milad Pondok Pesantren Al-Muhajirin Ke-26 di Pondok Pesantren Al-Muhajirin II, Ciseureuh, Purwakarta, Ja

AJARAN Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Deklarasi dilakukan pada acara peri-ngatan Harlah ke-93 NU dan Milad ke-26 Pondok Pesantren Al Muhajirin di Sukamulya, Purwakarta, kemarin.

Yang hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, jajaran PCNU Purwakarta, jajaran pemimpin Ponpes Al Muhajirin, para ulama, santri, dan masyarakat setempat.

Ketua PCNU Kabupaten Purwakarta KH Bahir Muhlis, membacakan naskah dek-larasi dukungan para kiai dari PCNU Purwakarta, yang diikuti para kiai. Dalam poin deklarasi tersebut, antara lain PCNU Kabupaten Purwakarta menyatakan siap menjadi penggerak dan penjaga Islam rahmatan lilalamin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dukungan ini adalah bentuk tanggung jawab sebagai warga negara yang berpedoman pada Pancasila dan NKRI," kata kiai Bahir. Ia melanjutkan, "Kami keluarga besar NU Kabupaten Purwakarta menyatakan akan berjuang memenangkan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024," katanya.

Kiai Ma'ruf Amin saat menyampaikan tausiahnya, menjelaskan soal komitmen NU menjaga NKRI di tengah upaya sejumlah pihak menyuarakan soal khilafah.

Menurutnya, khilafah ialah islami, tapi bukan hanya khi-lafah yang islami. Kerajaan dan keamiran di Timur Tengah juga islami. "Makanya, ada kerajaan Arab Saudi dan Yordania, serta keamiran di Kuwait dan Qatar," jelasnya.

Kiai Ma'ruf Amin menambahkan, bentuk negara republik juga Islami. Ada Republik Indonesia dengan bentuk NKRI, Republik Mesir, dan Republik Turki. NKRI, kata dia, dibentuk berdasarkan kesepakatan-kesepakatan dan hal itu sudah selesai. "Kenapa khilafah tidak bisa berada di Indonesia? Karena tidak sesuai dengan kesepakatan sehingga secara otomatis tertolak," katanya.

Dari Purwakarta, Kiai Ma'ruf Amin dan rombongan melanjutkan safari ke Kota Cimahi, Jawa Barat. Sebelumnya, ia juga berkunjung ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Di Cimahi, ia bertemu dengan para relawan lintas agama. "Kita menyapa masyarakat, terutama para ulama. Akan ada deklarasi dari relawan lintas agama di Cimahi," paparnya.   (RZ/P-2) 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More