Perpustakaan Digital Kabupaten Purwakarta Pertama di Jabar

Penulis: Reza Sunarya Pada: Kamis, 14 Feb 2019, 13:45 WIB Nusantara
Perpustakaan Digital Kabupaten Purwakarta Pertama di Jabar

ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika (kanan) bersama Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia Teuku Syamsul Bahri (kiri) menunjukan kunci mobil perpustakaan keliling bantuan dari Perpustakaan Nasional saat Peresmian Perpustakaan Digital di kawasan Museum Dio

KABUPATEN Purwakarta memiliki perpustakaan digital yang berlokasi di areal Museum Diorama Nusantara. Perpustakaan tersebut bisa menjadi pelengkap kebutuhan edukasi serta meningkatkan budaya literasi masyarakat Purwakarta.

Perpustakaan ini diinisiasi oleh Bupati Purwakarta periode 2013-2018, dan sudah bisa dibuka untuk umum serta diakses dengan mudah pada 2019.

Pustakawan ahli utama Perpustakaan Nasional T Syamsul Bahri mengapresiasi langkah Kabupaten Purwakarta Jawa Barat membangun perpustakaan digital.

Secara nasional, perpustakaan digital sudah ada di sejumlah wilayah Indonesia. Akan tetapi untuk di Jawa Barat, Purwakarta menjadi daerah pertama yang memiliki perpustakaan digital apalagi ditunjang dengan sarana baca yang sangat nyaman.

"Untuk di Jawa Barat ya memang hanya baru Purwakarta, tetapi untuk daerah lain sudah ada. Kita juga bantu Purwakarta dengan memberikan mobil perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat literasi," kata Syamsul, Kamis (14/2).

Baca juga: Kemendagri dan Perpusnas Bersinergi Tingkatkan Akses Perpustakaan

Menurutnya, dengan perpustakaan digital tidak akan mengurangi jumlah kunjungan, tetapi justru membantu peningkatan literasi masyarakat. Apalagi secara nasional angka literasi sudah cukup.

"Yang terpenting kan bukan hanya kunjungan fisik tetapi dengan mengakases dimanapun tetapi hati dan pikirannya berada dikonten yang disediakan perpustakaan digital tersebut. Apalagi tempatnya asik dan nyaman disini," ungkapnya.

Perpustakaan digital akan memudahkan masyarakat yang gemar membaca. Selain itu, dilengkapi dengan fasilitas masa kini, bahkan untuk mengisi buku tamu pun secara digital, membuat kartu anggota berlangsung cepat dan gratis.

Selain masyarakat bisa mengakses melalui smartphone, perpustakaan digital ini dilengkapi beberapa judul buku serta ditambah dengan kenyamanan ketika membaca buku. Judul buku yang sudah didigitalisasi sebanyak 3.600, sementara Perpustakaan Digital milik Pemprov baru 400 judul.

Untuk gedung, selain dibuat nyaman juga ada beberapa fasilitas seperti ruang laktasi, ruang baca khusus anak ditambah dengan ornamen digital. Akses untuk mendapatkan judul buku pun mudah.

Selain itu, dibangunnya perpustakaan digital ini untuk meningkatkan literasi remaja zaman now yang sangat erat dengan smartphone atau digitalisasi. Akan tetapi, perpustakaan tersebut tetap menyediakan buku fisik untuk masyarakat yang berkunjung.

"Perpustakaan digital ini juga dibangun untuk kaum milenial atau anak zaman now yang sangat dekat dengan era digitalisasi. Kita juga sediakan buku fisiknya, karena ke depan kita juga menargetkan spesifikasi buku berdasarkan usia termasuk untuk anak-anak," ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Purwakarta Nina Meinawati.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More