Menikmati Kopi Pengalengan Yang Diantar Kurir Sepeda

Penulis: Iis Zatnika Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 14:50 WIB Nusantara
Menikmati Kopi Pengalengan Yang Diantar Kurir Sepeda

MI/Iis
Kurir pengantar kopi

BAYANGKAN secangkir kopi tersaji di meja kerja, tepat begitu Anda sampai ke kantor. Kepekatannya pas, campuran gula atau susunya sesuai selera, dengan tingkat kehangatan atau komposisi es presisi.

Istimewanya lagi, seruputan pembangkit semangat dan pembangun suasana hati itu diantar para pesepeda yang tergabung dalam Westbike Messenger yang bekerja tanpa emisi bahan bakar dan terjamin kecepatannya, karena handal mengatasi macet.

Lalu, hirup dan sesap dalam-dalam aroma dan rasanya. Ada Arabica Fullwash yang dipanen di kebun-kebun kopi Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang bisa dipilih, salah satu dari 16 varian panas dan dingin yang dipesan dengan sekali sentuhan.

Ya, kopi-kopi dalam cangkir putih bergambar simbol lingkaran merah dan tulisan Koppi itu memang dipesan dari aplikasi. Sentuhan itu berlaku buat layanan pesan antar maupun ambil di lokasi kedai, agar ritual mampir ke kedai kopi di pagi hari Anda tak lantas hilang. Istimewanya, pesanan itu berlaku pre-order, sehingga saat tiba di kedai, secangkir kopi itu telah siap Anda bawa serta ke meja kerja atau ruang rapat.

Diluncurkan pada Kamis (31/1), Koppi memenuhi seluruh hasrat kaum urban Jakarta pecinta kopi, dikendalikan dengan aplikasi, memangkas waktu tunggu, berkontribusi buat para petani lokal serta yang terpenting, harga!

Koppi berikhtiar agar gaya hidup ngopi tak lagi identik dengan rogohan pada kocek yang terlampau dalam, karena harganya mulai Rp18 ribu hingga Rp28 ribu.

"Riset yang kami lakukan menemukan fakta, konsumen enggan mengantre lebih dari 15 menit atau menunggu layanan lebih dari 45 menit, sehingga kopinya jadi tidak segar atau encer. Kehadiran Hidenori Izaki, World Barista Champion 2014 yang menjadi Beverage Manager kami menjadi garansinya," kata Tony Arifin, pendiri sekaligus CEO PT Kopi Petani Indonesia, pemilik mereka Koppi.

Sedap dan kerennya gaya hidup kopi yang diantar dengan kurir sepeda pun minim antri itu, kata Tony, juga sesunguhnya sangat lokal dan berkonsep berkelanjutan. Tak hanya menggandeng Asosiasi Petani Pengusaha kopi Jawa Barat (AP2KJB), Koppi pun punya para barista tuli, yang tergabung dalam komunitas Handai Tuli.

Formula cara kerja Koppi itu mmebuat Tony optimistis. Tiga kedai penjemputan Koppi di Jakarta, yaitu Pantai Indah Kapuk, Menara Global dan Okawood Kuningan diyakininya akan berbiak menjadi 40 kios sepanjang 2019. (RO/x11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More