Pemerintah Buka Opsi Subsidi Tarif Trans-Jawa

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 14:20 WIB Ekonomi
Pemerintah Buka Opsi Subsidi Tarif Trans-Jawa

DOK/KEMENTERIAN PU-PERA

PEMERINTAH membuka opsi pemberian subsidi bagi angkutan logistik yang melewati Tol Trans-Jawa. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadomuljono usai bertemu seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang terlibat dalam pengoperasian Trans-Jawa.

"Ada beberapa opsi untuk menurunkan tarif, salah satunya dengan cara memberikan subsidi tunai," ujar Basuki saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (12/2).

Terkait skema, anggota Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PU-Pera Koentjahjo Pamboedi menjelaskan subsidi bisa diberikan kepada BUJT pengelola Trans-Jawa.

"Kalau hitungan BUJT itu misalnya tarif Jakarta-Surabaya untuk kendaraan golongan IV Rp1 juta, tapi asosiasi logistik minta Rp800 ribu, nanti sisanya, Rp200 ribu pemerintah yang bayar. Sederhananya begitu. Tapi ini hanya contoh saja, untuk angka, kami belum pasti," terang Koentjahjo.

Baca juga: Persoalan Trans-Jawa Bukan Tarif Semata

Pemerintah juga mengkaji skema subsidi silang antara tarif tol lama dengan tol baru di sepanjang Jawa.

Jika melihat kondisi di lapangan, memang terdapat kejomplangan tarif. Seperti Tol Jakarta-Cikampek yang hanya Rp200 per km dan ruas-ruas anyar di Trans-Jawa yang mencapai Rp1.000 per km.

Tetapi, lagi-lagi itu masih sebatas opsi. Pemerintah bersama Asosiasi Jalan Tol Indonesia masih akan terus menyaring berbagai pilihan yang ada untuk kemudian ditetapkan sebagai kebijakan yang tentunya memberikan keuntungan bagi semua pihak, mulai dari BUJT, angkutan logistik hingga masyarakat sebagai pengguna.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More