Kuliner Pulau Maju Menunggu Waktu

Penulis: MI Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 10:05 WIB Megapolitan
Kuliner Pulau Maju Menunggu Waktu

MI/FERDIAN ANANDA
STATUS PULAU MAJU MEMBINGUNGKAN: Sejumlah restoran dan food court ramai berdiri di lahan reklamasi Pulau D, atau Pulau Maju, di Teluk Jakarta, kemarin. Pulau D yang pada Juni 2018 disegel Gubernur DKI Anies Baswedan kini secara mengejutkan telah ramai oleh

Status hukum usaha kuliner di Pulau Maju sudah terang benderang. “Usaha kuliner di sana ilegal. Tidak ada izin usaha yang diterbitkan di Pulau Maju,” tegas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, kemarin.

Dia mengaku sudah meminta konfi rmasi dari seluruh jajarannya terkait dengan kondisi terkini Pulau Maju dan kegiatan usaha yang ada. Karena sudah jelas status hukumnya, Anies meminta jajarannya segera menertibkan kegiatan usaha di salah satu pulau hasil reklamasi tersebut.

“Karena tidak ada izinnya, seharusnya sudah ditertibkan,” tegas Gubernur.

Gemerlap Pulau Maju di malam hari berlangsung sejak awal tahun ini, meski status hukum pulau itu disegel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Juni 2018. Ada sekitar 30 lapak kuliner membuat kawasan food street di pinggir pantai. Sampai sekarang belum ada kejelasan pejabat yang membuka keran izin di lokasi itu.

Pulau Maju atau yang dulu disebut Pulau D merupakan pulau hasil reklamasiyang selesai bersama Pulau C atau Pulau Kita dan Pulau G atau Pulau Bersama. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyegel ketiga pulau itu dari berbagai pembangunan serta aktivitas lainnya karena belum ada aturan peruntukkan tata ruang yang mengatur wilayah pulau-pulau hasil reklamasi. Segel juga dimaksudkan agar pengembang tidak membangun properti serta menjualnya ke warga.

Pengelolaan sarana dan prasarana umum di pulau tersebut, seperti trotoar dan saluran air serta listrik, oleh Pemprov DKI diserahkan kepada badan usaha milik daerah, PT Jakarta Propertindo.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengaku belum mengetahui kondisi terkini usaha kuliner di Pulau Maju. “Saya baru pulang umrah. Setelah menyelesaikan pekerjaan yang saya tinggalkan selama umrah, saya akan cek aktivitas di Pulau Maju,” tuturnya.

Bulan lalu, saat diminta komentarnya soal kondisi di Pulau Maju, dia menilai usaha kuliner di lokasi itu tidak perlu dipersoalkan. “Izinnya bisa diurus sambil jalan.” (Put/J-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More