Gudang Logistik Ditaburi Serbuk Antirayap

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Selasa, 12 Feb 2019, 04:30 WIB Nusantara
Gudang Logistik Ditaburi Serbuk Antirayap

MI/NURUL HIDAYAH

UNTUK memastikan agar seluruh logistik Pemilu 2019 aman dan tidak rusak di dalam gudang penyimpanan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung meminta petugas untuk menaburi bubuk antirayap.

“Di seluruh gudang penyimpanan logistik sudah kita minta KPU kabupaten/kota untuk menaburi serbuk antirayap­,” ungkap Davitri, kemarin. Dia juga memastikan pihaknya sudah mengecek dan me-moni­toring ke seluruh gudang logistik KPU kabupaten/kota untuk memastikan tingkat keamanan gudang tersebut agar logistik tidak rusak.

Upaya antisipasi terhadap serangan­ rayap tersebut dilakukan karena sebagian wilayah di Babel banyak terdapat hewan yang suka memakan material yang bahan dasarnya dari kayu itu. Dijelaskan, seluruh gudang penyimpanan logistik, seperti kotak suara dan surat suara akan ditata sedemuikian rupa yang tidak bersentuhan langsung dengan lantai.

Sesuai SOP, imbuhnya, seluruh logistik harus dile­takkan di atas palet atau tidak bersentuhan langsung dengan lantai. Begitu pula dengan atap gudang penyimpanan harus dipastikan tidak ada yang bocor.

Belajar dari peristiwa rusaknya logistik kotak suara yang akibat terkena tampias air hujan di gudang KPU Kabupaten Cirebon, kemarin, KPU Pamekasan, Jawa Timur, menyimpan kotak suara yang terbuat dari bahan kardus duplex itu di lokasi yang aman dari banjir.

“Kalau disimpan di gudang penyimpanan logistik, dekat Kantor KPU Kabupaten Pamekasan, khawatir akan terendam air karena di sini sering terjadi banjir,” kata Ketua KPU Kabupaten Pamekasan Moh Hamzah di Pamekasan.

Selama Januari 2019, kata dia, Kantor KPU setempat sudah tiga kali tergenang banjir sehingga pihaknya memilih tempat yang lebih aman untuk menyimpan logistik kotak suara kardus itu. “Kami terpaksa menyewa gudang kosong penyimpanan tembakau untuk menyimpan logistik kotak suara itu,” ujar Hamzah.

Pelipatan

Untuk diketahui, distribusi logistik pemilu dari KPU pusat sebagian sudah tersalurkan di kabupaten/kota. Di Tasikmalaya, Jawa Barat, KPU setempat, misalnya mulai melaksanakan kegiatan pelipatan surat suara untuk pemilihan legislatif DPRD kota, DPRD provinsi, DPD, DPR RI, dan pilpres.

Pelipatan surat suara tersebut melibatkan panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara (PPS) serta anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang dilakukan di Gudang Pupuk Bhanda Gahara Reksa, Jalan Awipari, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Mutaqin mengatakan pelipatan sortir kertas suara pilpres dan pileg dilaksanakan selama tiga minggu mulai 11 Februari hingga 2 Maret 2019. Pelipatan surat suara melibatkan petugas PPS, PPK, dan unsur masyarakat sebagai calon KPPS, sebanyak 75-100 orang. “Dengan total DPT sebanyak 484.389 maka akan ada sebanyak 49.4077 lembar surat suara yang harus dilipat.”

Pada pelipatan surat suara tersebut, KPU berhak memberikan honor untuk petugas per satu kertas surat suara yang dilipatnya senilai Rp100. “Belum ditemukannya surat suara dalam kondisi rusak,” pungkas Ade. (AD/BB/N-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Debat perdana Pilpres 2019 menjadi ajang untuk menunjukkan impresi para kandidat Pasangan Calon Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Anda siapa yang unggul di debat perdana ini?





Berita Populer

Read More