Terpukau dengan Alat Musik Angklung

Penulis: R-3 Pada: Senin, 11 Feb 2019, 23:15 WIB Olahraga
Terpukau dengan Alat Musik Angklung

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

JUARA dunia Moto-GP lima kali Marc Marquez berkunjung ke Bandung pada Minggu (10/2). Saat ke Kota Kembang, pembalap asal Spanyol yang dijuluki the Baby Alien itu berkunjung ke lokasi wisata yang kerap dikunjungi tamu mancanegara, Saung Mang Ujo.

Dengan didampingi jajaran direksi PT Astra Honda Motor dan ratusan komunitas motor, juara bertahan Moto-GP 2018 itu tampak terkagum-kagum dengan alat musik yang terbuat dari bambu yang disebut angklung.   

Sebelum bermain angklung, pembalap berusia 25 tahun itu menikmati penampilan seni tanah Parahyangan dan seni musik tradisional angklung dengan para pemainnya,  di antaranya anak-anak berusia di bawah 10 tahun.

  Alat musik yang terbuat dari bambu itu juga menyajikan lantunan lagu yang populer, di antaranya  Can’t Help Falling in Love yang dinyanyikan bintang rock’n  roll Elvis Presley, Bengawan Solo, dan lagu Jepang Sukiyaki.   

Tak hanya itu, pembalap dari tim Hondal Repsol tersebut juga mencoba memainkan angklung secara bersama dengan lagu   Besame Mucho dengan dibantu seorang pemandu sebagai dirigen atau konduktor angklung.  

“Saya sangat menikmati pertunjukan ini. Ini merupakan salah satu pertunjukan terbaik yang pernah saya mainkan dan saksikan,” ujar Marquez  yang tampak sangat terkesan dengan angklung yang dimainkannya.

Bukan hanya main angklung, pembalap tim Honda yang bernomor 93 itu turut menggoyangkan tubuhnya naik panggung dan beraksi di depan para hadirin lainnya.  

Yang turut menjadi sorotan ialah pertemuan Marquez dengan orang nomor satu di Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

Saat bertemu Marquez, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengungkapkan niatnya untuk membangun sirkuit internasional di Jabar. Dia mengatakan lokasi sirkuit sekitar Bandara Kertajati, Majalengka, Bandung. Realisasi pembangunan sirkuit sekitar tahun 2020. “Sekitar 200 hektare lahan yang akan dijadikan sirkuit Moto-GP,” ucapnya. (R-3)

Berita Terkini.

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More