KLHK Gelar Aksi Bersihkan Sampah Massal Pada HPSN

Penulis: Dhika Kusuma Winata Pada: Senin, 11 Feb 2019, 18:32 WIB Humaniora
KLHK Gelar Aksi Bersihkan Sampah Massal Pada HPSN

Dok. MI

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bakal menggerakkan aksi besar-besaran pembersihan sampah di seluruh daerah pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari, pekan depan.

Seluruh kabupaten/kota dan ratusan kawasan konservasi serta taman nasional akan menggelar pembersihan sampah serentak dan masif.

Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar mengungkapkan Menteri LHK Siti Nurbaya telah mengeluarkan surat kepada seluruh pimpinan daerah untuk memanfaatkan momentum HPSN dalam menggencarkan upaya pengelolaan sampah yang baik dan edukasi masyarakat.

"Tema HPSN tahun ini adalah Kelola Sampah untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai. Itu merefleksikan gerakan yang menyeluruh. Kita ingin menyampaikan ke publik persoalan sampah ini harus diselesaikan secara gotong royong tidak pemerintah sendiri," ujarnya di Jakarta, Senin (11/2).

Melalui surat edaran bernomor SE.2/MENLHK/PSLB3/PLB.0/2/2019 tertanggal 4 Februari 2019 itu, para kepala daerah diminta menyukseskan HPSN dengan sasaran antara lain menyinergikan upaya pengelolaan sampah antara masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.

Baca juga : Komitmen Pemda Kunci Pengelolaan Sampah

Daerah juga diminta membangun paradigma baru mengenai sampah sebagai sumber daya melalui ekonomi lokal melalui daur ulang.

Surat edaran tersebut juga menyoroti kinerja pengelolaan sampah secara nasional pascaterbitnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Pemerintah Nomor 81 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Pengelolaan sampah saat ini dinilai masih perlu dioptimalkan dari hulu ke hilir. Itu artinya pengelolaan perlu dilakukan secara terpadu mulai dari sumbernya yakni dari rumah tangga hingga ke tempat pembuangan.

Novrizal mengungkapkan sepanjang tahun lalu telah terjadi penurunan jumlah timbulan sampah. Namun, data persisnya masih menunggu finalisasi untuk diumumkan.

"Sampah plastik misalnya kita hitung sudah menurun jumlahnya," imbuhnya.

Ia juga menyatakan inisiatif dan inovasi dari sejumlah daerah telah tumbuh berkembang. Salah satu contohnya dibuktikan dengan pengakuan UN Environmet yang melakukan peninjauan pengelolaan sampah di Tanah Air, salah satunya di Kota Surabaya.

Selain digelar serentak di berbagai daerah, pemusatan lokasi HPSN akan dilakukan di Taman Nasional Kepulauan Seribu.

Di sana akan digelar aksi bersih-bersih pantai dari sampah plastik. Menurut Novrizal, aksi itu sebagai momentum dan simbol keseriusan pemerintah yang menargetkan pengurangan sampah plastik di laut hingga 70% pada 2025. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More