Ekspor Toyota Cetak Rekor Baru

Penulis: MI Pada: Kamis, 07 Feb 2019, 10:20 WIB Otomotif
Ekspor Toyota Cetak Rekor Baru

ARYA MANGGALA
KANDUNGAN LOKAL THE ALL NEW FORTUNER CAPAI 75%. Aktivitas perakitan mobil Toyota Kijang Innova dan The All New Fortuner di Pabrik PT Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang, Jawa Barat

PENGIRIMAN kendaraan utuh (completely built-up/CBU) bermerek Toyota ke pasar global kembali mengukir rekor tertinggi dalam sejarah kegiatan ekspor dalam negeri.

Sepanjang 2018, total pengapalan berhasil menembus angka 206.600 unit, atau naik positif sebesar 4% dari capaian 2017 yang berjumlah 199.600 unit.

“Hal ini tidak terlepas dari upaya kami untuk selalu kompetitif serta sinergi dan dukungan yang kuat dari pemerintah Indonesia sehingga kinerja ekspor Toyota dapat terjaga walaupun kondisi makroekonomi dunia cenderung kurang menguntungkan,” ungkap Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), dalam rilisnya, Rabu (6/2).

Model SUV Fortuner masih menjadi kontributor terbesar ekspor CBU Toyota sebesar 52.600, atau sekitar 25% dari total ekspor CBU Toyota. Posisi kedua ditempati Avanza dengan total 35.300 (17%), kemudian Rush di peringkat ketiga dengan jumlah 34.100 unit (17%). Selanjutnya, Agya dengan volume ekspor 31.000 (15%) dan Vios 23.100 unit (11%). Selain lima besar kontributor itu, model CBU ekspor bermerek Toyota lainnya ialah Kijang Innova, Yaris, Sienta, Town Ace/ Lite Ace dengan jumlah volume 30.500 unit.

Selain dalam bentuk CBU, pada periode yang sama TMMIN mengekspor kendaraan dalam bentuk terurai atau completely knocked-down (CKD) sebanyak 42.700 unit, mesin tipe TR dan NR 146.000 unit, serta komponen lain 107,6 juta unit.

Pada 2018, beberapa capaian positif kinerja ekspor juga telah ditorehkan. Dalam mengawali 2018, destinasi ekspor model SUV Toyota Rush yang awalnya hanya dikapalkan ke Malaysia kini meluas ke lebih dari 50 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Mengenai proyeksi 2019, catatan positif ekspor otomotif Indonesia pada tahun lalu memberikan optimisme tersendiri bagi Toyota dalam mempertahankan performa ekspor pada 2019. Ekspansi ekspor beberapa model CBU bermerek Toyota yang dilakukan pada 2018 yang lalu membuat Toyota tetap fokus pada kestabilan performa ekspor, termasuk di dalamnya kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman, di negara tujuan baru bisa tetap terjaga.

“Kami memproyeksikan bahwa kinerja ekspor CBU bermerek Toyota naik lebih dari 5%. Studi-studi untuk mempelajari destinasi ekspor baru termasuk ke Australia masih terus kami lakukan. Di saat yang sama kami juga berupaya tetap fokus dalam hal menjaga kestabilan performa ekspor di negara baru tujuan ekspansi 2018 yang lalu seperti Afrika dan Amerika Latin,” tutur Warih.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More