ITDC Terima Kredit Bangun Infrastruktur KEK Mandalika

Penulis: (E-3) Pada: Rabu, 23 Jan 2019, 02:15 WIB Ekonomi
ITDC Terima Kredit Bangun Infrastruktur KEK Mandalika

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

INDONESIA Tourism Deve­lopment Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia mendapatkan fasilitas pembiayaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk pembangunan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Setelah persetujuan dewan direksi AIIB pada 7 Desember 2018, pada 31 Desember 2018 kami menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai US$248,4 juta atau setara Rp3,6 triliun,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer di Jakarta, Selasa (22/1).

Pembiayaan itu, kata dia, menjadi bukti kepercayaan atas prospek industri pariwisata Indonesia, termasuk kepada ITDC sebagai BUMN yang bergerak pada bidang pengembangan dan pengelolaan pariwisata di Nusa Dua, Bali, dan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seperti dikutip dari Antara, pembiayaan MUTIP ini merupakan pembiayaan pertama dengan jumlah terbesar secara mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia. Dalam skala global, MUTIP merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.

AIIB ialah lembaga pembiayaan multilateral yang sahamnya dimiliki sejumlah negara, termasuk Indonesia. AIIB didirikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur di negara-negara Asia yang jadi anggotanya.

Direktur Keuangan ITDC Nusantara Suyono mengatakan fasilitas pembiayaan MUTIP amat ringan dengan masa tenor 35 tahun dan masa tenggang 10 tahun serta bunga sesuai London interbank offered rate 6% ditambah 1,4% per tahun. “Pembiayaan ini juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah, khususnya Kemenkeu.”

Nusantara mengatakan pembiayaan MUTIP ditujukan bagi pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar di KEK Mandalika.

Abdulbar M Mansoer menambahkan pembiayaan MUTIP pun menyentuh area sekitar kawasan untuk memastikan pemerataan manfaat proyek bagi masyarakat lokal. Ia pun yakin pengembangan kawasan pariwisata Mandalika berdampak sosial ekonomi berantai yang signifikan, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja langsung hingga lebih dari 50 ribu tenaga kerja dalam 25 tahun mendatang.

“Kami optimistis dapat mewujudkan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata berstandar internasional serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional,” kata Abdulbar. (E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More