Media Indonesia Menantang Senjakala Media Cetak

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Minggu, 20 Jan 2019, 16:05 WIB Humaniora
Media Indonesia Menantang Senjakala Media Cetak

MI/MOHAMAD IRFAN

HAMPIR setengah abad sudah Media Indonesia hadir di tengah masyarakat Indonesia.

Ditengah adanya tuntutan perkembangan digitalisasi, Media Indonesia ingin menantang anggapan senja kala media cetak di era modern ini.

"Kata orang media cetak memasuki masa senja, tetapi kami ingin menantang itu dengan bekerja penuh kreatifitas untuk mengembangkan hal hal yang dibutuhkan masyarakat," ujar Pelaksana Tugas Direktur Pemberitaan Gaudensius Suhardi saat ditemui pada perayaan HUT Media Indonesia ke 49 di Lapangan Parkir Sarinah Jakarta, Minggu (20/1).

Untuk itu Media Indonesia selalu berangkat dari kebutuhan masyarakat sehari hari dan selalu ingin menjadi solusi bagi masyarakat banyak.

Untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat kini Media Indonesia pun telah hadir dalam bentuk daring dan media sosial.

Terkait dengan media sosial, ditengah banyaknya berbagai kabar bohong dan fitnah yang menjurus hoaks, Media Indonesia memastikan meski memasuki platform media sosial tidak mengubah prinsip dasar media yang selalu menyuguhkan informasi yang terverifikasi.

Lebih lanjut Gaudensius menerangkan saat ini kondisi Indonesia sedang menghadapi serbuan berbagai informasi hoaks dan fitnah yang menjurus kepada ujaran kebencian.

Untuk itu pada perayaan ulang tahun ke 49 kali ini Media Indonesia mencanangkan tema Jaga Indonesia sebagai bagian kontribusi media untuk menjaga persatuan Indonesia di masa depan.

"Sebagai bagian dari media massa yang harus mencerdaskan bangsa media indonesia merasa memiliki kewajiban untuk mecerdaskan bangsa. Salah satu caranya kita menjaga Indonesia dari serbuan berita berita bohong tersebut," tegas Gaudensius.

Baca juga : Kajian Filsafat Perlu Dipertahankan untuk Tangkal Hoaks

Terlebih pada pelaksanaan tahun politik berbagai berita bohong dan fitnah semakin menjadi-jadi karena berkaitan dengan pemilihan umum.

Namun Gaudensius memastikan Media Indonesia sebagai salah satu media senior di Indonesia akan tetap bersikap independen pada tahun politik ini, sebab tantangan utama kedepannya adalah bagaimana memberikan informasi objektif kepada masyarakat.

Pada HUT kali ini Media Indonesia mencanangkan lima pilar sebagai arah Media Indonesia kedepanya. Gaudensius menerangkan tema tema tersebut dipilih karena berkaitan dengan kehidupan masyarakat sehari hari.

Sebelumnya Putri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra pada pembukaan acara HUT Media Indonesia membacakan deklarasi 5 pilar Menjaga Indonesia sebelum dilakukannya Fun Walk di Kawasan Sarinah Jakarta.

"Jaga ekonomi, jaga keberagaman, jaga kesehatan, jaga lingkungan, jaga pendidikan. Dengan 5 pilar ini kita jaga Indonesia," tegas Sonia Fergina Citra. Putri Indonesia 2018 yang membacakan deklarasi. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More