Pemerintah Disarankan Sediakan Lajur Khusus Kendaraan Listrik

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Minggu, 20 Jan 2019, 11:35 WIB Megapolitan
Pemerintah Disarankan Sediakan Lajur Khusus Kendaraan Listrik

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

WAKIL Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai pemerintah perlu menyediakan lajur khusus bagi kendaraan listrik. Tujuannya untuk memastikan kehadiran kendaraan yang mengusung semangat ramah lingkungan itu aman.

"Kendaraan elektrik ada tiga macam yakni sepeda, sepeda motor dan mobil. Sepeda dan sepeda motor elektrik, lajunya rendah maka berilah lajur khusus yang terlindungi supaya tidak bercampur dengan kendaraan bermotor," terangnya kepada Media Indonesia, Minggu (20/1).

Baca juga: Industri Mobil Listrik Tanah Air Tunggu Perpres

Menurut dia, kendaraan listrik tidak mengeluarkan suara bising seperti yang terjadi pada kendaraan berenergi fosil. Kecepatannya pun lebih rendah dan konstan sehingga membutuhkan adaptasi dari penggunanya juga pengendara lain ketika bersama-sama di jalan umum.

"Apabila dicampur dengan kendaraan energi fosil, kendaraan listrik rentan celaka karena dia tidak bersuara dan lebih lamban sehingga perlu lajur khusus," katanya.

Tidak hanya itu, kendaraan listrik juga harus dipastikan aturan pajak dan retribusinya. "Kehadiran kendaraan listrik juga harus mengubah prinsip penggunaan jalan yakni mengutamakan pejalan kaki, pesepeda, pengguna angkutan umum, kendaraan khusus seperti llayanan gawat darurat, kendaraan sampah dan lainnya," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini.

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More