Reaktivasi Rel Kereta Api Hidupkan Pariwisata di Jawa Barat

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Jumat, 18 Jan 2019, 22:33 WIB Ekonomi
Reaktivasi Rel Kereta Api Hidupkan Pariwisata di Jawa Barat

ANTARA

REAKTIVASI sejumlah rel kereta api di berbagai daerah di Indonesia diyakini mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan gairah perekonomian daerah yang dilintasi.

Di Jawa Barat, ada empat jalur yang direaktivasi, yakni rute Cibatu-Garut-Cikajang (47,5 km), Rancaekek-Tanjungsari (11,5 km), Banjar-Pangandaran-Cijulang (82 km), dan Bandung-Ciwidey (37,8 km).

Selain menunjang jalur barang dan manusia, Presiden Joko Widodo berharap reaktivasi tersebut bisa menggairahkan sektor pariwisata di Jawa Barat.

"Ada empat yang akan segera dimula, termasuk nanti yang masuk ke kawasan-kawasan wisata. Karena memang dulunya ada dan ini menyangkut kawasan-kawasan wisata," ujarnya di Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1).

PT Kereta Api Indonesia mencatat, jalur Cibatu-Cikanjang ditutup pada 1982. Sementara jalur Cibatu- Garut ditutup pada 1983. Selama tidak beroperasi, kedua jalur ini dimanfaatkan warga sebagai jalan setempat hingga pendirian bangunan.

Jokowi juga menyinggung Charlie Chaplin yang pernah melakukan perjalanan dengan kereta api dari Bandung menuju Garut. Chaplin menjejakkan kaki di Stasiun Cibatu pada 1927 dan 1935.

Jokowi mengatakan, selain ke Garut, Charlie Chaplin singgah di Bandung. Sepanjang perjalanan aktor komedian asal Inggris itu sangat menikmati pemandangan Jabar.

"Dulu pernah lho ke Garut tahun 1926 Charlie Chaplin. Betul. Dua kali lagi. Karena melihat keindahan ini, naiknya kereta api. Charlie Chaplin dulu juga turun di Bandung kemudian naiknya ke sini dengan kereta api ke Garut," tandasnya. Dia berharap proyek ini bisa selesai dalam kurun waktu dua tahun.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan reaktivasi jalur kereta tersebut mencapai panjang 200 kilometer.

"Kita bisa mengaktifkan lagi aset yang sudah kita miliki yang ketiga kita bisa menemukan titik-titik lain yang jika ada suatu yang potensial, yaitu pariwisata," ungkap dia.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan PT Kereta Api Indonesia memiliki peluang besar untuk menanamkan modalnya di samping menjadi operator.

"Kami juga ingin menyampaikan, yg akan di reaktivasi cukup banyak, BUMN kalau perlu jalan dulu, kami juga menghitung ini sebagai investasi," kata Rini.

Menurutnya reaktivasi sudah menjadi kebutuhan warga Jawa Barat. Terdapat potensi wisata seperti Puncak Curug, pemandian air panas, Taman Gunung Papandayan dan Guntur, Candi Cangkuang, serta Kampung Naga.

Adapun komoditas unggulan Garut yang dapat didistribusikan melalui kereta api misalnya olahan cokelat, hasil pertanian, hasil perkebunan, olahan kulit, dan sebagainya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More