Debat Perdana Dinilai Masih Kaku dan Normatif

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Jumat, 18 Jan 2019, 11:10 WIB Politik dan Hukum
Debat Perdana Dinilai Masih Kaku dan Normatif

MI/Susanto

DEBAT putaran pertama berjalan kaku dan kurang menarik, masih sangat jauh dari harapan publik. Visi-misi yang disampaikan kedua pasangan calon belum menyentuh akar persoalan.

"Justru kedua kandidat terjebak pada retorik general yang bersifat normatif," ujar Analis Politik Voxpol Center Research and Conseulting, Pangi Syarwi Chaniago, dalam keterangannya, Jumat, (18/1).

Pangi mengatakan, jalannya debat putaran pertama jika kita lihat dari segi penyelenggaraan masih jauh dari kata sempurna. Publik masih belum terpuaskan dengan format debat yang masih kaku dan belum cair.

"Wajar dan tak berlebihan agar debat pertama dievaluasi termasuk pemberian kisi kisi pertanyaan yang membuat capres dan cawapres tidak genuine, tidak berselancar dengan pikirannya liarnya dan tidak berpetualang dengan ide dan gagasan besar yang ada di dalam otaknya," ujar Pangi.

 

Baca juga: Soal Terorisme, Prabowo Gagal Paham, Kiai Ma'ruf Tegas

 

Namun, dikatakan Pangi, setidaknya ada catatan penilaian terhadap jalannya debat tersebut dari 3 aspek utama. Pertama penguasaan masalah. Dalam aspek penguasaan masalah kedua kandidat masih belum mampu menunjukkan kapasitas atau performa terbaiknya.

"Masih terdapat kekurangan di sana-sini bahkan ada beberapa segmen yang justru jawabannya tidak nyambung, di luar konteks dan tidak menjawab inti persoalan," ujar Pangi.

Kedua, dalam program kerja kedua kandidat juga belum menawarkan program kerja yang nyata. Bahkan petahana sendiri terkesan memposisikan diri sebagai pendatang baru dengan visi baru, padahal seharusnya hanya cukup melanjutkan saja program sebelumnya jika memang dianggap sukses.

Ketiga dalam komunikasi, debat putaran pertama cukup mengejutkan di mana petahana lebih cenderung emosional ketimbang penantang yang lebih santai. Momentum politik untuk penantang untuk menyerang petahana jika memang dianggap gagal sepertinya tidak dimanfaatkan.

"Jadi, petahana lebih agresif, sementara sang penantang seperti tak punya beban dan enjoy," ujar Pangi. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More